Kumparan Logo

Ruben Onsu Sempat Dirawat di RS, Kini Sudah Sehat dan Pulang ke Rumah

kumparanHITSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ruben Onsu sempat dirawat di rumah sakit. Foto: Instagram/@ruben_onsu
zoom-in-whitePerbesar
Ruben Onsu sempat dirawat di rumah sakit. Foto: Instagram/@ruben_onsu

Presenter Ruben Onsu sempat dirawat di rumah sakit. Hal ini diketahui dari unggahan Ruben di akun Instagram pribadinya.

Dalam unggahannya, Ruben Onsu membagikan sejumlah foto yang memperlihatkan ketika dirinya dirawat di RSU Bunda Jakarta, Menteng, Jakarta Pusat.

“Biasa deh lagi liburan cara yang lain, dan semua tertangani dengan cepat @rsubundajakarta dan thank u banget dokter Erik (gak ada IG nya hehehe) dengan cepat dan hari ini bisa segera pulang 🤍🤍🤍” tulis Ruben.

Ruben Onsu sempat dirawat di rumah sakit. Foto: Instagram/@ruben_onsu

Kondisi Ruben Onsu Usai Sempat Dirawat di Rumah Sakit

Sementara itu, tim manajemen Ruben, Bunda Neneng, mengungkapkan bahwa kondisi pria 39 tahun tersebut sudah membaik. Ruben, kata dia, sudah meninggalkan rumah sakit.

“Sudah sehat. Sudah pulang ke rumah,” ucap Bunda Neneng kepada kumparan, Jumat (28/4).

Meski begitu, Bunda Neneng tidak mengungkapkan sakit yang sempat diderita oleh Ruben.

embed from external kumparan

Ruben sempat dilarikan ke ICU pada Juni 2022 karena menderita penyakit Empty Sella Syndrome. Dikutip dari Cleveland Clinic, Empty Sella Syndrome merupakan kondisi langka di mana kelenjar pituitari menjadi rata. Kelenjar pituitari (pituitary gland) sendiri adalah kelenjar endokrin yang terletak di otak persis di bawah hipotalamus.

Kelenjar pituatari ini mengontrol beberapa hormon. Empty Sella Syndrome menyebabkan gejala tertentu, seperti sering sakit kepala dan ketidakseimbangan hormon.

Ruben menjelaskan dirinya mengalami gejala seperti tidak kuat menahan dingin, dan penglihatan yang sedikit terganggu. Ia juga sempat mengalami tekanan darah rendah secara drastis ketika pertama kali dilarikan ke rumah sakit.

“Kalau kedinginan banget, gue enggak ngeh matanya jadi kayak buram, kabur. Terus, badannya kaku kayak enggak bisa bergerak,” kata Ruben dalam program FYP.