Rumah Anisa Rahma Kebakaran, 3.500 Al-Quran Selamat dari Kobaran Api
·waktu baca 2 menit

Kabar duka datang dari mantan personel girl group Cherrybelle, Anisa Rahma. Rumah yang ditempatinya bersama keluarga di Bandung dilanda kebakaran hebat baru-baru ini.
Peristiwa ini terjadi saat sebagian besar penghuni rumah tengah terlelap. Berdasarkan keterangan sang suami, Anandito Dwis, kebakaran diduga bermula dari lilin yang dinyalakan di area rumah.
“Penyebabnya diduga karena lilin. Mama (ibu Anisa) nyalakan lilin karena ada lalat berlebih di rumah. Mungkin ketiduran, jam 02.30 itu terbangun,” ungkap Anandito Dwis saat dihubungi kumparan pada Sabtu (2/5).
Api dengan cepat membesar hingga menutup akses di lantai bawah. Sementara itu, lantai atas sudah dipenuhi asap tebal yang berbahaya. Seluruh penghuni rumah pun langsung dibangunkan dan dievakuasi.
Dalam kondisi panik, Anisa berusaha menyelamatkan anak-anak, sementara Dito sempat mencoba memadamkan api. Namun, kobaran api yang sudah terlalu besar membuat upaya tersebut tidak memungkinkan.
Warga sekitar sempat membantu, sebelum akhirnya penanganan sepenuhnya diserahkan kepada petugas pemadam kebakaran. Rumah tersebut dilaporkan mengalami kerusakan hingga sekitar 70–80 persen.
3.500 Al-Quran di Rumah Anisa Rahma Selamat
Meski begitu, di tengah musibah besar ini, ada satu hal yang menjadi sorotan sekaligus rasa syukur bagi keluarga.
Sebanyak 3.500 Al-Quran yang disimpan di salah satu ruangan rumah dilaporkan selamat dan tidak tersentuh api.
Menurut Dito, Al-Qur’an tersebut memang disiapkan untuk berbagai keperluan, mulai dari pembelajaran, wakaf, hingga distribusi kepada masyarakat.
Menariknya, posisi Al-Qur’an tersebut berada sangat dekat dengan area yang sudah hangus terbakar. Bahkan, bagian jendela dan furnitur di sekitarnya dilaporkan sudah rusak parah.
"Nah itu tuh (penyimpanan Al-Quran) benar-benar dekat ruangan (yang terbakar). (Ruangan) sebelah itu itu udah hangus semua, pas banget di jendela itu kusennya juga udah gosong, terus kaca-kacanya udah pecah, benar-benar nempel-nempel sama dinding itu, tapi (api) langsung berhenti aja gitu," jelas Anandito.
"Gordennya juga nggak keambil (api), kalau gordennya udah masuk, apinya udah jadi bahan bakar semua ruangan, bakal nyebar aja semuanya. Tapi alhamdulillahnya berhenti di kusen itu, berhenti di gorden," imbuhnya.
Saat ini, Anandito Dwis, Anisa Rahma, dan anggota keluarga yang lain tengah mengungsi di tempat yang disediakan RW setempat. Mereka juga masih mencari barang-barang berharga yang dapat diselamatkan.
