Rumah Kemalingan, Terry Putri Ungkap Perhiasan yang Dikumpulkan 20 Tahun Raib

Peristiwa tak menyenangkan baru saja dialami Terry Putri. Rumah presenter berusia 41 tahun tersebut dibobol maling pada Sabtu (1/5), diduga sore hari.
Saat maling beraksi, menurut Terry Putri, rumahnya memang sedang kosong. Alhasil, barang-barang berharga miliknya dan keluarga pun raib.
Dikisahkan Terry Putri, di lantai bawah, barang-barang berharga milik kakak dan adiknya berhasil digasak maling.
"Kalau yang di bawah itu, barang-barang pribadi kakak aku, kayak satu set tempat surat-surat, dompet, terus paspor segala macam. Di kamar adik aku, tuh, dia ambil laptop ada dua, jam tangan, gitu-gitulah," ucap Terry Putri di kediamannya di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan.
Di lantai atas, tepatnya di kamar tidur Terry Putri, maling menggasak brankas miliknya. Isi brankas tersebut mulai dari perhiasan, BPKB mobil, hingga lembaran dolar.
Ternyata, perhiasan yang ada di dalam brankas tersebut tak hanya milik Terry Putri, melainkan juga milik adik dan mendiang ibunya. Perhiasan miliknya pun diakui telah dikumpulkan sejak 20 tahun belakangan.
"Aku, tuh, kalau punya perhiasan, misal ngumpulin uang beli perhiasan, aku masukin ke brankas. Terus, lagi kerja di luar negeri, sisanya ada dolar, aku masukin dalam brankas. Selalu gitu. Jadi, aku, tuh, enggak suka pakai perhiasan, kan, memang. Jadi, tuh, kayak ngumpulin sudah lama, sudah kayak 20 tahun kumpulin barang-barang gitu, terus dalam waktu cepat banget, tuh, hilang gitu. Aku, tuh, yang bengong aja jadinya," tutur Terry Putri.
"Yang penting itu di situ dititipin juga, jadi ada tiga kantung. Satu kantung perhiasan aku, emas-emas, di situ. Terus, satu kantung perhiasan adik aku. Terus, yang penting juga itu perhiasan dari almarhumah ibu aku yang baru meninggal, kan. Jadi, aku yang jaga banget gitu. Terus, aku ada berlian beberapa karat yang aku sayang-sayang gitu, yang nilainya satunya itu ada sekitar Rp 350 (juta)," tambahnya.
Terry Putri, yang sudah melapor ke polisi, tak bisa memastikan berapa nominal kerugian dari peristiwa pencurian tersebut. Saat ditanyai oleh pihak kepolisian pun ia mengaku belum mampu membuat daftar barang-barang berharga yang raib.
"Aku, sih, lebih ke melakukan porsi aku aja. Maksudnya, sudah kehilangan, tugas kita, kan, usahanya adalah lapor, mengikuti prosedur gitu walaupun masih lemas-lemas gitu. Kayak tadi, polisi datang, 'Minta list-nya, dong, apa saja yang hilang.' Kan, harus detail banget. Aku bilang, 'Aduh, aku belum bisa nge-list-lah.' Apalagi, harus cantumin harga-harga gitu, kan," pungkas Terry Putri.
