Entertainment
·
5 September 2018 10:36

Ruth Marini Jadi Dukun di Film 'Sebelum Iblis Menjemput'

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Ruth Marini Jadi Dukun di Film 'Sebelum Iblis Menjemput' (82963)
Ruth Marini. (Foto: Maria Gabrielle Putrinda/kumparan)
Mengawali karier sebagai pemain teater, Ruth Marini kini melebarkan sayapnya di dunia akting dengan bermain film. Salah satu filmnya di tahun 2018, 'Sebelum Iblis Menjemput', telah meraih box office. Dalam film garapan Timo Tjahjanto itu, Ruth berperan sebagai seorang dukun.
ADVERTISEMENT
Ternyata, dalam kesehariannya, Ruth bukanlah orang yang percaya dengan hal-hal gaib seperti itu. Tapi, demi mendalami perannya sebagai dukun, dia dengan mencoba untuk mempercayai mitos-mitos yang berkembang di masyarakat.
"Cara pendalamannya adalah mencoba percaya, kayak misalnya, ‘Eh, jangan keluar magrib, nanti ada si gondol, nanti diculik kunti'. Mulai mempercayai mitos-mitos berkembang bahwa ada mereka," kata Ruth saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.
Namun, hal tersebut memiliki dampak pada dirinya. Ia mengaku ketakutan sendiri karena hal-hal yang mulai ia percayai. Kadang, muncul sugesti yang membuatnya merasa mencium wangi sesuatu, padahal wangi tersebut tidak ada. Alhasil, Ruth Marini harus melawan perasaan itu.
"Ya, buang jauh-jauh, deh. Kelar syuting, aku harus, ‘Enggak deh, gue enggak perlu mikirin yang begitu. Kita punya alam yang beda', gitu-gitu saja, deh. Enggak mau mikirin sih, karena akan takut, kan," jelasnya.
ADVERTISEMENT
Selain bermain dalam 'Sebelum Iblis Menjemput', Ruth juga bermain dalam film 'Wiro Sableng'. Sukses bermain dalam kedua film itu, Ruth mengaku mendapat tawaran bermain film dalam genre yang sama. Akan tetapi, ia justru berharap bisa bermain di genre yang lain.
"Aku pengin main drama, karena tawaran yang dateng masih sejenis itu. Ya, lebih kayak gitu-gitu, sih (drama romantis atau drama keluarga). Mencoba yang seperti itu, tawarannya masih yang action, horor," jawabnya sambil tertawa.
Mengenai kriteria film yang dia terima untuk dimainkan, Ruth Marini mengaku melihat dari sisi cerita dan siapa sutradaranya.
"Bagaimana aku mampu men-develop aku sendiri melalui karakter itu. Jadi, (karakter yang) tidak terlalu menantang, kayaknya enggak (aku ambil). Ya, uang butuh tapi ya, enggak semua harus (diambil) itu, sih," tandasnya.
ADVERTISEMENT