Saat Kostum Idola K-pop Masuk Laundry

Pernahkah kamu mempertanyakan bagaimana cara para coordi noona atau coordi oppa (sebutan untuk koordinator fashion di industri k-pop) membersihkan dan merawat kostum panggung idola k-pop? Mengingat jumlah kostum yang bisa mencapai belasan, tentunya itu bukan pekerjaan mudah.
Rupanya, salah satu siasat yang digunakan oleh para tim belakang panggung ini adalah dengan menitipkan baju-baju itu ke jasa binatu (laundry). Seperti yang terlihat dalam sebuah postingan situs forum fans theqoo.net.

Beberapa foto yang diunggah ke dalam komunitas itu adalah kostum panggung para idola, seperti kostum yang dikenakan oleh Apink dalam lagu 'NoNoNo' yang rilis pada tahun 2013. Ada juga kostum 'Cherry Bomb', lagu yang dipromosikan oleh NCT 127 pada tahun 2017, serta kostum panggung grup Seventeen yang kala itu membawakan hit mereka 'Don't Wannna Cry'.

Kostum-kostum ini dapat dikenali dengan mudah lantaran memiliki bentuk atau motif yang sangat khas. Misalnya, kostum 'Cherry Bomb' yang tampak seperti seragam tentara berwarna merah-hitam atau kostum 'NoNoNo' yang berbentuk seperti seragam pelaut yang telah dimodifikasi. Sementara itu, kostum 'Don't Wanna Cry' Seventeen bisa mudah dikenali lantaran jumlahnya yang banyak, juga anggota Seventeen yang pernah berfoto saat mengenakan baju tersebut.

Selain ketiga kostum di atas, beredar pula foto empat buah gaun berwarna merah yang sekilas tampak seperti pakaian panggung 'Dumb Dumb' Red Velvet. Namun, keempat gaun berukuran besar itu rupanya adalah kostum yang dikenakan oleh GOT7 saat mereka membawakan parodi dari lagu tersebut dalam sebuah konser di tahun 2017.

Tak cuma kostum panggung dijahit secara khusus, pakaian bermerk yang pernah digunakan oleh idola juga diduga dicuci di laundry. Misalnya, baju yang pernah digunakan oleh GD. Dugaan ini didasarkan pada motif pakaian yang terlihat mirip, juga lokasi laundry yang dekat dengan gedung YG Entertainment.

Kira-kira setelah digunakan dan dicuci, di mana ya kostum-kostum itu disimpan?
