kumparan
31 Agu 2018 16:09 WIB

Sakit-sakitan Bikin Fitri Tropica Sempat Kehilangan Tujuan Hidup

Fitri Tropica (Foto: Jafrianto/kumparan)
Aktris sekaligus presenter Fitri Tropica telah memilih untuk menempuh kehidupan baru yang lebih baik dengan berhijrah. Ia memutuskan untuk berhijab sejak bulan juli lalu. Namun, hijrahnya Fitri Tropica tidak terjadi secara instan.
ADVERTISEMENT
Fitri Tropica telah melewati proses panjang, hingga akhirnya sampai di titik yang sekarang. Suatu saat, perempuan yang akrab disapa Fitrop itu sering jatuh sakit.
Kejadian tersebut rupanya berhasil membuat perempuan berumur 30 tahun itu menemukan titik balik dalam hidupnya. Dia mengungkapkan hal tersebut dalam obrolannya bersama kumparan, yang dipandu oleh Ustaz Erick Yusuf.
“Turning point aku pada saat... Dulu aku bisa sakit tifus itu setahun bisa sampai dua kali, tiga kali. Pada saat itu, aku sudah semua kerjaan aku ambil, syuting setiap hari aku ambil, tawaran apa aku ambil, semua aku ambil sampai setahun,” ujar Fitrop.
Saat sedang jatuh sakit, Istri dari Irvan Hanafi itu tinggal sendirian di sebuah rumah kos yang berlokasi di Jakarta. Dia merasa meski hidupnya saat itu kebanjiran tawaran pekerjaan dan mendapat upah yang banyak, Fitrop tidak merasakan kenikmatannya.
ADVERTISEMENT
“Ketika aku sendirian, kayak 'gue (hidup) buat apa sih? Gue ngapain sih?'. Kalau ngecek rekening, uangnya ada, jauh lebih banyak dari Rp 150 ribu yang aku dapat dulu. Tapi, enggak ngerasain nikmatnya. Jadi kayak, at the time, I was losing my purpose of life,” ucap Fitrop.
Setelah merasa kehilangan tujuan hidup, pemeran film ‘Insya Allah Sah’ itu mulai berpikir. Akhirnya dia menyadari bahwa tujuannya adalah untuk membahagiakan orang tua. Namun ternyata, apa yang didapatnya itu tidak sesuai dengan apa yang diharapkannya.
“Aku inget banget waktu itu sampai, 'kita sewa villa ke puncak'. Terus semua anggota keluarga kumpul, di sewain villa yang paling gede, yang ada kolam renangnya. Tapi pada saat itu aku sakit, sesakit-sakitnya sampai mau turun mobil saja aku mau muntah segala macam,” bebernya.
ADVERTISEMENT
“Dan keluarga pun pada kumpul dan aku sudah di tempat tidur. Terus, Mama malah yang, 'temuin atuh, keluarga kan ngumpul, kasian enggak ditemuin'. Tapi, memang enggak kuat. Jadi kayak, 'Ngapain?'. Jadi pada saat itu mulai titik balik, aku mulai mikir,” sambungnya.
“Sebelum yang sakit-sakit itu, pengalaman spiritualnya tuh apa? Apa suka tinggalin salat, apa memang gimana, nih?” tanya Ustaz Erick Yusuf.
“Kalau dibilang aku kasarnya terjemus ke lembah hitam sampai gimana-gimana, mungkin enggak. Tapi, aku kayak kehilangan tujuan hidup gitu, Ustaz,” jawab Fitrop.
Pada saat itu, perempuan kelahiran Bandung, Jawa Barat, tersebut merasa bahwa dia telah mendapat semua apa yang dia inginkan. Fitrop sampai tidak ingin lagi menerima tawaran pekerjaan lagi, karena dia merasa kekosongan dalam hidupnya.
Fitri Tropica (Foto: Jafrianto/kumparan)
“Bahkan, aku sampai di titik minta sama manajer aku untuk, 'enggak usah ambil kerjaan deh. Enggak mau ambil kerjaan’, karena enggak tahu mau ngapain, buat apa? enggak tahu duitnya juga buat apa. Enggak ada kepengin ini, kepengin itu,” tutur Fitrop.
ADVERTISEMENT
Meski sudah memiliki semua apa yang diinginkannya, Fitrop mengaku bahwa dirinya masih merasa hampa. Saat menceritakan dan mengingat kembali pengalamannya itu, dia sampai tak kuasa menahan air matanya.
“'Kok gue kangen, tapi kok gue kangen sama siapa ya? Gue tuh sudah pulang, pengin pulang, tapi pulang ke mana? Padahal sudah di rumah. Tapi kangen, gitu. Padahal sudah di rumah kumpul sama keluarga. Enggak tahu, kayak ada kangen,” sahut Fitrop sambil meneteskan air matanya.
Dalam story selanjutnya, Fitrop akan menceritakan tentang dirinya yang mulai mendapat hidayah setelah membaca kitab suci Al-Quran dan terjemahannya. Simak ceritanya di topik Selebriti Hijrah.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan