Kumparan Logo

Sal Priadi Rilis Malang Suantai Sayang, Persembahan untuk Kota Kelahiran

kumparanHITSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sal Priadi rilis mini album bertajuk "MARKERS AND SUCH". Foto: Sal Priadi
zoom-in-whitePerbesar
Sal Priadi rilis mini album bertajuk "MARKERS AND SUCH". Foto: Sal Priadi

Penyanyi Sal Priadi telah merilis single terbarunya bertajuk Malang Suantai Sayang. Sal terpikir untuk membuat lagu tersebut saat pulang ke Malang.

Malang merupakan kota kelahiran Sal Priadi. Ketika pulang ke Malang dan ingin membuat konten di Instagram Story, Sal tidak menemukan backsound yang cocok.

"Sementara, kalau kita pergi ke Yogya gitu misalnya, banyak banget nemu lagu-lagu yang cocok, yang nyeritain kota Yogya. Nah, dari situ akhirnya aku kepikiran bikin sendiri saja lagu tentang kota Malang," kata Sal Priadi dalam keterangan tertulis yang diterima kumparan, belum lama ini.

Sal Priadi dalam content day album Markers and Such Pens Flashdisks, SCBD, Jakarta Selatan, Kamis (20/6/2024). Foto: Giovanni/kumparan

Sal Priadi soal Penggarapan Video Lirik Lagu Malang Suantai Sayang

Ada beberapa lagu tentang Yogyakarta yang bisa kita temukan, salah satunya Yogyakarta milik KLA Project. Atau Sesuatu di Jogja dari Adhitia Sofyan.

Sementara itu, Malang merupakan kota yang spesial untuk Sal Priadi. Ia pernah tinggal lama dan tumbuh di sana. Bahkan Sal memulai karier musiknya di kota itu. Maka tak heran, ia memutuskan untuk membuat lagu mengenai Malang. Malang Suantai Sayang menjadi lagu yang Sal persembahkan untuk kota Malang.

Sal juga merilis video lirik Malang Suantai Sayang. Video musik itu dibuat di salah satu sudut kawasan pertokoan Kayutangan (Malang).

"Aku banyak melibatkan anak-anak Malang di sini, karena aku lihat kapasitasnya sudah cukup mumpuni. Mulai dari tim kreatif, foto, video, sampai promosi semuanya dikerjakan oleh anak-anak Malang," tutur Sal.

"Di video lirik itu aku ngumpulin anak-anak yang udah aku kenal dari zaman dulu. Di situ kita semua nongkrong, guyon dan seliweran aja di depan mural dan graffiti yang khusus dibikin oleh McEvan dkk. Seru!" lanjutnya.

Musisi Sal Priadi saat Ditemui di Kawasan Senayan, Jakarta. Foto: Aprilandika Pratama/kumparan

Video lirik Malang Suantai Sayang digarap oleh sutaradara Rizky Boncell. Ia dibantu oleh Anya Anggarda dan Revi Prasetyo sebagai produser, serta Rexi Tegar Pratama sebagai Director of Photography (DOP).

Sal juga melibatkan banyak kawan selaku talent di video ini, seperti Agus Moron (Primitive Chimpanzee), Galih Babi (Brigade07), Izad (skateboarder), Amin Sumantri (aktor/seniman), Jeje Kwan (solois), hingga kawan-kawan dari FUFUFU FRIENDS MALANG RAYA.

Lebih lanjut Sal menggambarkan seberapa penting kota Malang untuk dirinya. Menurut Sal, Malang merupakan kota yang betul-betul santai.

"Banyak orang yang bilang itu slow living. Apalagi itu baru terasa kalau kita pindah ke Jakarta gitu misalnya, dengan pace yang begitu cepat. Nah, pas aku pulang ke Malang itu baru terasa slow living-nya," ucap Sal.

Menurut Sal, Malang menyimpan banyak cerita, seperti kisah seru, konyol, dan sedih. "Bahkan juga tragedi yang bikin kita semua sesenggukan," ujarnya.

video youtube embed

Sal Priadi berharap lagu Malang Suantai Sayang bisa membuat orang-orang semakin banyak mengenal kota Malang.

"Dari promo lagu ini saja aku sudah menerima banyak pesan [dari penggemar] yang bilang kalau mereka belum pernah sekali pun ke kota Malang dan jadi tertarik untuk pergi berkunjung ke sana," kata Sal.