Kumparan Logo

Sampah dari Pernikahan Taylor Swift Dijual Jutaan Rupiah, Berminat Beli?

kumparanHITSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Taylor Swift dan pemain sepak bola NFL AS Travis Kelce menghadiri pertandingan final putra antara Jannik Sinner dari Italia dan Taylor Fritz dari AS pada hari ke-14 turnamen tenis AS Terbuka di USTA Billie Jean King National Tennis Center, Ne Foto: Timothy A. Clary/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Taylor Swift dan pemain sepak bola NFL AS Travis Kelce menghadiri pertandingan final putra antara Jannik Sinner dari Italia dan Taylor Fritz dari AS pada hari ke-14 turnamen tenis AS Terbuka di USTA Billie Jean King National Tennis Center, Ne Foto: Timothy A. Clary/AFP

Pernikahan pasangan Taylor Swift dan Travis Kelce tidak hanya menjadi hari bahagia bagi mereka berdua, tetapi juga menjadi peluang bisnis. Saking besarnya antusiasme publik, bahkan sampah dari area sekitar lokasi acara pun laku terjual dengan harga yang relatif mahal.

Seorang seniman asal New York City, Justin Gignac, melihat peluang unik ini. Ia memungut sisa barang yang dibuang dari jalanan di sekitar Madison Square Garden (MSG), tempat pernikahan tersebut berlangsung.

Sampah-sampah ini kemudian dikemas rapi dalam kotak plastik kecil (kubus) dan dijual sebagai karya seni bertajuk "Pocket Garbage".

Melansir CBS News, Gignac sengaja mengenakan tuksedo pada 3 Juli lalu saat memunguti sampah di sepanjang perimeter gedung. Ia kemudian menyegel potongan sampah tersebut ke dalam plastik transparan.

Layar yang menampilkan pesan pada penyanyi Taylor Swift dan pemain National Football League (NFL) Travis Kelce di luar Madison Square Garden, tempat perayaan pernikahan mereka, di New York, AS, Jumat (3/7/2026). Foto: Angelina Katsanis/REUTERS

Harganya pun bervariasi; plastik kecil dijual seharga 25 USD atau sekitar Rp 452 ribu, dan plastik yang lebih besar dibanderol 100 USD atau mencapai Rp 1.8 juta.

Lalu, apa sebenarnya isi dari kotak plastik tersebut? Gignac mengungkap isi setiap kotak plastik tidak selalu sama.

"Saya berkeliling dan menemukan Ring Pop (permen bentuk cincin), sebuah AirPod kiri, dan bahkan saya menemukan alat tespack," ujar Gignac.

Ia berhasil membuat 50 kotak dari hasil memungut hari itu. Bagi Gignac, ini jadi bagian perjalanan seninya.

Tahun 2026 mendatang akan menandai 25 tahun karier Gignac dalam membuat kotak sampah kecil. Ia mengaku memiliki filosofi tersendiri dalam karyanya tersebut.

Taylor Swift bersama Travis Kelce menghadiri pertandingan turnamen tenis US Open di USTA Billie Jean King National Tennis Center di New York City, pada 8 September 2024. Foto: Charly TRIBALLEAU / AFP

"Saya suka menemukan keindahan dan kegembiraan dalam hal-hal yang biasanya diabaikan atau dibuang begitu saja," tambah Gignac.

Gignac mengaku ide ini muncul begitu saja secara spontan dan ia langsung mewujudkannya.

Fenomena ini pun mendapat beragam reaksi dari warga New York. Natalia Cruz, seorang warga Midtown, mengaku tidak heran produk ini laku keras, terutama di kalangan penggemar Taylor Swift atau 'Swifties'.

Sebagai penutup, Gignac memberikan penawaran khusus bagi pengantin baru.

"Saya sudah menyiapkan satu kotak spesial untuk Taylor Swift dan Travis Kelce jika mereka menginginkannya," tutup Gignac.