Samuel Rizal Kembali sebagai Adit di Film 'Eiffel... I'm in Love 2'

Masih ingatkah pada sosok remaja judes nan cuek bernama Adit di film 'Eiffel... I'm in Love' yang tayang di tahun 2003? Tokoh yang diperankan oleh Samuel Rizal itu akan kembali dalam versi dewasa di 'Eiffel... I'm in Love 2'.
Lantaran film pertama dan sekuelnya berjarak 14 tahun, para pemain menjalani proses reading selama 6 bulan. Aktor yang akrab disapa Sammy itu bahkan sampai berulang kali menyaksikan kembali film 'Eiffel... I'm in Love'.
"Reading-nya 6 bulan, ketemu hampir tiap hari dengan orang yang sama. Dari gue sendiri juga harus nonton, paksain nonton (film pertama) walaupun gue juga sudah tahu ceritanya kayak apa, adegan satu ke yang lain seperti apa," ujar Samuel ketika ditemui di Soraya Intercine Films, Jakarta Pusat, Kamis (14/12).

"Lima ada kali (menonton), dari awal sampai akhir film. Enggak dalam satu hari, dicicil saja. 'Kan reading 6 bulan, ya, dalam 6 bulan itu nonton, nanti kalau ada aktivitas, pause dulu, nanti nyambung lagi. Yang penting, ingat yang pertama, itu dulu," tambahnya.
Samuel mengaku kerap merasa aneh ketika menyaksikan dirinya 14 tahun lalu di film tersebut. "Ya, pasti (tertawa sendiri ketika menyaksikan) dari segi akting, fisik. Ketika lihat yang zaman dulu juga, 'Buset, deh,' gitu," aku Samuel diselingi tawa.
Meski demikian, berkat menyaksikan kembali aktingnya pada film pertama, pria berusia 37 tahun itu mampu mengkritisi dan mengevaluasi kemampuannya sendiri. Alhasil, Samuel juga puas dengan aktingnya dalam film sekuel yang akan tayang pada 14 Februari mendatang itu.
"Puas. Puas karena reading 6 bulan, persiapan. Kekritisan gue terhadap karakter gue dan peradeganan itu semua gue udah bisa lihat (hasilnya pada film kedua)," ucapnya.
Lebih lanjut, Samuel berujar bahwa ciri khas tokoh Adit dan Tita yang diperankan Shandy Aulia akan tetap ada di film ke-2. Hanya saja, karakter mereka tentu lebih dewasa.

"Ciri khas itu pasti muncul. Adit yang jutek dan cuek tapi cinta sama Tita. Tita yang manja dan menye-menye tapi cinta sama Adit. Memang itu karakter Tita sama Adit. Tapi, in 14 years later, di masa 2017, bukan 2003 lagi," tuturnya.
"Tapi, gue enggak pengin bandingkan Eiffel satu dengan dua. Kenapa, karena Eiffel satu punya zamannya sendiri, punya fase sendiri, Eiffel dua juga begitu," tandasnya kemudian.
