Sebelum Tangmo Nida Dikremasi, Akun FB-nya Tiba-tiba Aktif dan Unggah Bukti

26 Mei 2022 9:34
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Sebelum Tangmo Nida Dikremasi, Akun FB-nya Tiba-tiba Aktif dan Unggah Bukti (102782)
zoom-in-whitePerbesar
Tangmo Nida. Foto: Instagram/@melonp.official
ADVERTISEMENT
Aktris Thailand Tangmo Nida tewas tenggelam di Sungai Chao Phraya, Bangkok, pada 24 Februari lalu. Setelah tiga bulan meninggal dunia, jenazahnya akhirnya dikremasi pada Selasa (24/5) kemarin.
ADVERTISEMENT
Namun, beberapa hari sebelum jenazahnya dikremasi, ada suatu hal yang mengejutkan publik. Akun Facebook miliknya, Happy Melon Official, tiba-tiba aktif dan terdapat beberapa unggahan baru di sana.
"Halaman ini tidak pernah mengungkapkan video pribadi Tangmo, video langsung, atau membuat bukti palsu. Halaman ini hanya akan mem-posting bukti nyata yang telah dipulihkan dari ponselnya," begitu salah satu bunyi unggahan yang ada di akun Facebook tersebut.
Sebelum Tangmo Nida Dikremasi, Akun FB-nya Tiba-tiba Aktif dan Unggah Bukti (102783)
zoom-in-whitePerbesar
Tangmo Nida. Foto: Instagram/@melonp.official
Beberapa unggahan di akun Facebook tersebut menunjukkan foto-foto yang diambil Tangmo Nida sebelum kematiannya. Termasuk, makanan terakhirnya dan foto bagian belakang speedboat yang ia naiki.
Unggahan itu juga menunjukkan bahwa Tangmo Nida tidak meminum banyak alkohol saat berada di atas speedboat.
"Perhatikan bahwa Mo tidak minum banyak. Semua 5 teman meminum semuanya. Tapi kenapa hasil tes alkohol dengan Mo saja 93mg%? Katakan yang sebenarnya, teman," tulis sang pengunggah.
ADVERTISEMENT
Sementara itu, dikutip dari Thai PBS World, manajer Tangmo Nida yang juga merupakan terdakwa dalam kasus ini, Gatick, merasa foto-fotonya telah diretas dan disebarkan ke akun Facebook Tangmo Nida. Ia telah melaporkan hal ini ke polisi.
Hingga saat ini, belum diketahui siapa sosok yang bertanggung jawab atas unggahan-unggahan di akun Facebook itu. Pihak kepolisian mengatakan mereka sudah berkoordinasi dengan pihak Facebook dan kasus ini sedang dalam penyelidikan.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020