Selebgram Riezki Aisah Sempat Fobia Makanan Manis

Setiap wanita pasti memiliki cita-cita untuk memiliki berat badan yang ideal. Tak heran jika banyak wanita yang berlomba-lomba untuk melakukan diet ketat hanya untuk mendapatkan berat badan yang mereka inginkan.
Alih-alih ikut melakukan diet ketat, Riezki Aisah, seorang selebgram sekaligus founder Curvy Yoga Indonesia, lebih memilih untuk menjalankan pola hidup yang sehat.
"Iya, belakangan ini aku akhirnya sadar, dengan bentuk tubuh yang besar ini, aku harus pay attention lebih tentang pola makan aku, jadi selama 2 tahun belakangan ini, aku mulai jaga pola makan aku," ungkapnya kepada kumparan (kumparan.com) saat dijumpai di Let's Yoga Studio, Jatisampurna, Bekasi, baru-baru ini.
Kesadaraan wanita yang kerap disapa Kiki ini untuk menjalani pola hidup sehat dimulai gara-gara 2 tahun lalu ketika ia sedang berada di suatu restoran yang pelayanannya self service. Kiki mengaku membuat minuman yang terlalu manis.
"Pas itu aku masukin gula kayaknya kebanyakan, dan aku merasa kayak terlalu manis banget, dan mulai saat itu aku setop apa pun yang manis. Sejak itu aku kayak ketakutan gitu dan fobia sama yang namanya makanan manis, enggak kepengin lagi," jelas Kiki.
Setelah kejadian itu, wanita berusia 25 tahun tersebut mulai memperbaiki pola makannya. Mulai dari memperbanyak minum air putih, hingga mengkonsumsi sayur dan buah.
"Dulu itu aku kayak anti sayuran, maunya makan daging, semua yang berlemak. Nasi padang apalagi suka banget, sekarang ya mungkin masih, karena semua kebiasaan kan enggak mungkin secara total kita tinggalin. Cuma sekarang mulai banyakin sayurnya, minum air putihnya lebih banyak, dan aku itu udah setop makanan manis," terang Kiki.
Setiap harinya, Kiki pun mulai mengatur jadwal makannya. Dari hari Senin sampai Jumat selalu ada sayur yang wajib ia makan. Setiap malam pun ia memilih untuk makan buah. Sedangkan untuk hari Sabtu dan Minggu, Kiki melakukan 'cheating day'.
"Pokoknya sayur apa pun pasti aku makan, tapi yang favorit itu sawi putih dan olahan capcay (mix vegetable). Kalau Sabtu dan Minggu, aku menghadiahi diri sendiri dengan makan apa pun, tapi dengan porsi sedikit saja," ujarnya.
Selain trauma dengan makanan atau minuman manis, Kiki mengubah pola makannya juga karena teringat masa-masa saat ia mengkonsumsi pil pelangsing yang membuatnya turun 20 kilogram. Tapi ternyata hasil itu tak membuatnya bahagia. Ia pun kembali setop semua pil dan hasilnya bobot tubuh Kiki melonjak drastis.
Perempuan yang bekerja sebagai seorang akuntan itu juga menjelaskan jika apa yang dijalaninya selama ini bukanlah diet. Ia memaparkan perbedaan diet dan menjalani pola hidup sehat.
"Kalau diet itu tujuannya adalah untuk body shaping, ada tujuannya untuk biar kurus. Kalau aku melakukan semua ini tujuannya adalah aku mau live longer. Aku balikin kayak aku pengin nih nanti aku punya anak, aku bisa masih punya waktu banyak buat anak-anak aku."
"Aku enggak mau masa mudaku habis untuk makanan yang nantinya berdampak untuk masa depan aku yang enggak bagus," kata Kiki.
Tak mudah bagi Kiki untuk menjalani pola hidup sehat ini. Apalagi saat ini bobot tubuhnya masih berada di angka 100 kilogram. Tapi pada akhirnya ia menyadari apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh tubuhnya itu.
"Awalnya pasti kaget banget ya, badan kayaknya lemes banget ya, kayak pengin yang manis-manis, cuma balik lagi karena aku sendiri ada sugesti di dalam pikiran udah enggak pengin minum manis, itu yang aku rasain sama something sweet tuh itu, sama sekali enggak mau makan semua yang manis-manis," ujarnya mengakhiri perbincangan.
