news-card-video
29 Ramadhan 1446 HSabtu, 29 Maret 2025
Jakarta
chevron-down
imsak04:10
subuh04:25
terbit05:30
dzuhur11:30
ashar14:45
maghrib17:30
isya18:45

Sempat Dirawat karena Gerd, Wendi Cagur: Tepar karena Tak Bisa Atur Waktu

20 Maret 2025 14:00 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Komedian Wendi Cagur saat ditemui di Kawasan Mampang, Jakarta Selatan. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Komedian Wendi Cagur saat ditemui di Kawasan Mampang, Jakarta Selatan. Foto: Dok. Istimewa
ADVERTISEMENT
Komedian Wendi Cagur akhirnya buka suara perihal kondisi kesehatannya. Wendi beberapa waktu lalu sempat dilarikan ke rumah sakit menggunakan ambulans akibat sakit gerd-nya yang sempat kambuh.
ADVERTISEMENT
Kondisi itu terjadi lantaran Wendi tak memberikan tubuhnya waktu istirahat yang cukup. Hal itu dipengaruhi pula oleh padatnya kegiatan yang harus ia jalani selama bulan ramadan.
"Alhamdulillah ada pelajaran yang lumayan gue dapat di Ramadan tahun ini, kemarin sempat sakit, sempat tepar dan harus dilarikan serta dirawat di rumah sakit karena gak bisa ngatur waktu," ujar Wendi Cagur kepada wartawan di kawasan Mampang, Jakarta Selatan.
Komedian Wendi Cagur saat ditemui di Kawasan Mampang, Jakarta Selatan. Foto: Dok. Istimewa
"Antara harusnya istirahat, gue tetap bandel kayak tetap aktivitas. Nge-gym, kegiatan ini itu harusnya istirahat, tapi ya jadi pembelajaran aja sih," sambungnya.
Berdasarkan pemeriksaan dokter, Wendi disebut mengalami kelelahan. Sehingga, tubuh Wendi mengalami stres karena tak pernah mendapat porsi istirahat yang cukup.
"Dokter bilang kemarin itu lebih ke badan yang berasa stres. Stres enggak cuma dari pikiran, tapi juga karena tubuh yang harusnya istirahat malah dipakai buat kegiatan. Gue enggak sadar ternyata gue enggak muda lagi," ucap Wendi.
Wendi ditemui di Kapten tendean. Foto: Sarah Yulianti Purnama/kumparan
Karena kondisi kesehatannya itu, Wendi pun harus ikhlas bahwa ibadah puasa Ramadan tahun ini harus terganggu. Hal itu cukup membuatnya sedih lantaran ia selalu rutin puasa full tiap tahunnya.
ADVERTISEMENT
"Yang agak bukan sedih ya, agak kurangnya jadi berasa gak full puasa karena gak boleh sama dokter untuk puasa. Karena masih dalam tahap proses penyembuhan juga gitu, tapi kalau ngomongin semangat sih semangat," ungkap Wendi.
Belajar dari kondisi tersebut, Wendi kini lebih hati-hati dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Ia menjadi lebih ketat dalam membagi waktu antara bekerja dan istirahat.
"Karena kejadian kemarin itu dirawat yang bikin gue jauh lebih hati-hati aja sekarang, gitu. Seharusnya satu minggu gue enggak boleh puasa dulu, tapi baru 3 hari gue bandel. Bandelnya eh bisa kali ya puasa," kata Wendi.