Sempat Merasa Malu, Ini Alasan Gita Savitri Berani Bagikan Kisah Hidupnya

Nama Gita Savitri Devi telah dikenal sebagai kreator konten YouTube, social media influencer, dan penulis buku. Baru-baru ini, kisah hidupnya yang tertuang dalam novel Rentang Kisah difilmkan.
Film Rentang Kisah sendiri telah dirilis di layanan streaming Disney+ Hotstar sejak 11 September lalu. Film itu menceritakan kisah jatuh bangun perempuan yang kini berusia 28 tahun itu saat menempuh perkuliahan di Jerman.
Dalam Virtual Talk episode 13 bersama kumparanHITS yang tayang pada hari ini, Kamis (24/9), Gita banyak menceritakan soal kisah hidupnya. Gita awalnya mengaku sempat merasa sulit beradaptasi saat awal-awal menginjakkan kaki di Jerman untuk kuliah.
"Adaptasinya parah sih, karena kultur di sini beda banget. Adaptasi ke lingkungan, adaptasi ke bahasa, adaptasi belajar," ujar Gita.
Selain itu, masalah keluarganya juga sempat membuat istri Paul Andre Partohap ini semakin tertekan. Namun, siap enggak siap, Gita harus tetap bertahan hidup dan melanjutkan kuliahnya di Jerman.
"Satu-satunya yang bikin aku maju itu, ingat orang tua. Aku kan bukan dari keluarga yang upper class gitu, ya, jadi dari dulu emang aku sudah lihat bagaimana perjuangan orang tua. Kayak bokapku, ada krisis 98 dan susah juga. Akhirnya ke Amerika dan di Amerika kerjanya di restoran jadi waiters, gitu," tutur Gita.
Berjalannya waktu, Gita akhirnya menyadari bahwa rasa minder dalam dirinya tak akan membuatnya menjadi lebih baik. Ia akhirnya berdamai dengan dirinya sendiri dan situasi yang sempat membuatnya tak nyaman.
Selain itu, Gita mulai berani untuk lebih terbuka, termasuk menceritakan kehidupannya lewat sebuah novel dan juga konten YouTube.
"Aku juga bikin video di youTube, judulnya Malu. Dulu aku merasa terlalu banyak malunya sama hidup aku, yang kata orang-orang itu adalah aib. Yang katanya, ini kan sisi jelek dari hidup lo, ngapain lo ceritain," tutur Gita sambil tersenyum.
Gita katanya, banyak menghabiskan waktu untuk introspeksi diri yang membuatnya tambah yakin untuk apa merasa malu dengan hal-hal yang tidak merugikan orang lain.
"Jadi, aku kayak... 'Iya, ya, ngapain malu sama hal yang sebenarnya apa yang gue lakuin enggak dosa kok'. Kayak, misal aku depresi, depresi itu kan enggak dosa, ya, stres itu kan enggak dosa, ya. Kita enggak melanggar sesuatu, kok, kenapa gue harus malu?" ujar Gita.
"Kayak, ya, bokap gue emang kerjaannya seperti itu, kenapa malu? Kan dia kerjanya halal, kan dia kerja buat gue, nyokap gue, dan adik gue biar bisa hidup," tambahnya.
Setelah berani membuka diri dan menceritakan tentang kehidupannya, Gita kembali tersadar bahwa melalui kisahnya itu ia juga bisa membantu banyak orang yang memiliki kisah hampir sama dengan hidupnya.
"Ternyata dengan aku cerita jujur kayak gini, at the same time, ternyata aku bisa bantu orang juga. Karena, orang jadi merasa 'Oh, Gita juga pernah kayak gini'. Karena gini, orang bisa keep going, karena dia dapat power, salah satunya dengan melihat ada orang dengan background yang hampir sama dan mengalami pengalaman yang sama. Itu ngasih, boost of confidence, kayak gue bisa ngejalaninnya dan Insyaallah gue baik-baik saja," pungkasnya.
