Kumparan Logo

Sepupu Ed Sheeran Buka Suara: Dia Bukan Orang Baik

kumparanHITSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ed Sheeran tampil pada acara iHeartRadio KISS108 Jingle Ball 2025 di TD Garden, Boston, Massachusetts, AS pada 14 Desember 2025, Foto: Paras Griffin/Getty Images/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Ed Sheeran tampil pada acara iHeartRadio KISS108 Jingle Ball 2025 di TD Garden, Boston, Massachusetts, AS pada 14 Desember 2025, Foto: Paras Griffin/Getty Images/AFP

Musisi sekaligus sepupu Ed Sheeran, Jethro "Alonestar" Sheeran, ikut buka suara terkait polemik yang dialami saudaranya itu. Ed saat ini tengah menghadapi gelombang kritik setelah mengeluarkan Macklemore dari konser tur LOOP karena menyuarakan dukungan ke Palestina secara gamblang.

"Akhirnya semua terungkap! Aku malu dengan sepupuku, Ed, dan apa yang telah dia lakukan," tulis Jethro dalam akun Facebooknya.

"Dia bukan orang baik."

Jethro menggambarkan Ed sebagai sosok yang egois dan bisa "membunuh" dengan kebaikan dan kata-kata. Bahkan, sebagai sepupu kandung, Jethro merasa Ed telah mengkhianatinya.

"Dia menghentikan upayaku menafkahi putriku dengan menghapus semua laguku. Pengacaraku menunjukkan bukti dari Warner bahwa itu semua adalah ulahnya," lanjut Jethro.

Karena itu, ia menduga, Ed sendirilah yang memutuskan hubungan dengan Macklemore--yang jadi awal mula polemik ini. Gara-gara mendepak Macklemore, sejumlah musisi pembuka di tur LOOP memutuskan untuk mundur.

Ed juga mendapatkan beragam kritik dari penggemarnya. Vokalis ONE OK ROCK, Taka, juga terkena imbasnya karena mengunggah dukungannya untuk Ed.

"Dia bukan Sheeran sejati! Jangan membenci Sheeran karena bocah kecil yang konyol ini. Maaf, tapi setidaknya aku punya nyali untuk mengatakan yang sebenarnya," tutup Jethro.

Para demonstran pro-Palestina berunjuk rasa di dekat lokasi konser bintang pop Ed Sheeran di Philadelphia, Pennsylvania, AS, Sabtu (19/9/2026). Foto: Eduardo Munoz/REUTERS

Setelah kontroversi etersebut meluas, sejumlah demonstran pro-Palestina sempat berunjuk rasa di sekitar lokasi konser Ed di Philadelphia. Ed akhirnya buka suara, meminta maaf, dan menyampaikan pendapatnya terkait apa yang terjadi di Gaza.

“Apa yang terjadi di Gaza sangatlah parah dan tidak dapat dibenarkan. Hatiku hancur melihat skala kehancuran yang besar, dan banyak nyawa warga sipil melayang, termasuk anak-anak," kata Ed Sheeran.

Ed mengaku ia telah membuat keputusan sulit. Ia juga meminta maaf kepada para penonton yang hadir dalam konsernya itu.

“Aku harus mengambil dan membuat keputusan yang sulit. Aku membuat kesalahan, jadi aku minta maaf," ujarnya.