Kumparan Logo

Shandy Aulia Ungkap Alasan Mengapa Akhirnya Maafkan Penghina Putrinya

kumparanHITSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Shandy Aulia dan anaknya, Claire Foto: Instagram/@shandyaulia
zoom-in-whitePerbesar
Shandy Aulia dan anaknya, Claire Foto: Instagram/@shandyaulia

Shandy Aulia akhirnya memaafkan seorang oknum perawat yang berdomisili di Manado, Sulawesi Utara, yang menghina putrinya, Claire Herbowo. Hal itu diungkap baru-baru ini oleh Hotman Paris, pengacara yang digandengnya untuk mengambil tindakan hukum terhadap penghina sang buah hati.

Menurut Hotman Paris, Shandy Aulia juga batal melaporkan penghina putrinya ke polisi. Hanya saja, aktris berusia 34 tahun tersebut tak akan segan untuk benar-benar memolisikan oknum perawat itu jika hal yang sama terulang.

embed from external kumparan
Shandy Aulia. Foto: Ronny

Melalui unggahan Instagram Story, Shandy Aulia mengungkap alasan mengapa ia pada akhirnya memaafkan penghina putrinya. Ia mengaku tak mau bersusah payah mengurusi hal yang tak berguna.

"Saya tidak mau membuang waktu, tenaga, dan materi saya untuk hal yang tidak bermanfaat. Saya memutuskan untuk fokus pada hal-hal yang lebih berharga dan penting," tulisnya.

embed from external kumparan

Seperti telah diberitakan, Shandy Aulia sebelumnya merasa tak terima dengan komentar oknum perawat tersebut. Putrinya kala itu disebut kurang gizi lantaran kesalahan cara orang tua dalam merawat sang anak.

Unggahan Instagram Story Shandy Aulia. Foto: Instagram/shandyaulia

Disebut Sabar Hadapi Netizen Julid, Ini Kata Shandy Aulia

Shandy Aulia, dalam unggahan Instagram Story lain, juga menanggapi anggapan bahwa ia sabar menghadapi netizen yang julid. Ya, selama ini, dirinya dan sang putri kerap mendapat komentar kurang sedap di media sosial.

embed from external kumparan

"Bukan karena saya sabar. Saya percaya setiap ucapan dan perkataan kita ada tabur tuai. Tidak perlu saya yang memberikan pelajaran, akan ada saatnya nanti kita akan menuai apa yang kita ucapkan dengan cara Tuhan. Bukan cara saya. Karena mulut itu berkuasa," tulisnya.

"Biarlah Tuhan yang akan melakukan pembelaan. Pada akhirnya kita akan tetap bahagia karena kita bahagia bukan karena apa kata orang," pungkas Shandy Aulia.