Steroid Berbahaya Diduga Jadi Pemicu Jonathan Majors Lakukan Tindak Kekerasan

28 Maret 2023 7:54 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Jonathan Majors. Foto: Frederic J. Brown / AFP
zoom-in-whitePerbesar
Jonathan Majors. Foto: Frederic J. Brown / AFP
ADVERTISEMENT
Aktor Jonathan Majors ditangkap polisi di New York pada Sabtu (25/3) waktu setempat atas dugaan kekerasan dalam rumah tangga. Namun, tidak sampai 12 jam setelah penangkapan, Jonathan Majors terlihat sudah bisa meninggalkan gedung pengadilan New York bersama kuasa hukumnya.
ADVERTISEMENT
Dikutip AceShowbiz, beberapa pihak menduga, Majors tega melakukan tindak kekerasan dalam rumah tangga pada wanita yang diduga sebagai kekasihnya, karena pengaruh steroid berbahaya. Seorang sumber menyebutkan, Majors diduga menggunakan steroid untuk bermain di film Creed 3.
Jonathan Majors. Foto: Robyn Beck/AFP
"Dia menggunakannya (steroid) saat syuting (Creed 3). Aku tidak tahu apa yang dia gunakan, tapi orang-orang bilang, dia menggunakan tren," ujar sumber tersebut.
Tren atau trenbolon asetat adalah steroid anabolik sintetik yang cukup populer, karena diperkirakan lima kali lebih kuat daripada testosteron. FDA mengizinkan penggunaannya pada hewan ternak, tapi tidak pada manusia.
Masalahnya, steroid ini memiliki banyak efek samping yang sangat menakutkan, mulai dari merusak sistem reproduksi pria, hingga menyebabkan ketidakstabilan emosi parah dan kemungkinan psikosis.
ADVERTISEMENT
Jonathan Majors. Foto: HBO
Sejak tahun lalu, sudah banyak orang yang menduga Jonathan Majors menggunakan steroid berbahaya untuk bermain sebagai Killian Maddox di film Creed 3. Namun, Majors membantah hal tersebut dan menjelaskan bahwa perubahan tubuhnya bisa terjadi, karena diet dan olahraga yang disiplin.
Soal kasus kekerasan yang kini membelitnya, Jonathan Majors ditangkap setelah polisi menerima panggilan dari apartemen. Pemain film Ant-Man and the Wasp: Quantumania itu dikatakan terlibat dalam perselisihan rumah tangga dengan perempuan berusia 30 tahun.
Jonathan Majors. Foto: HBO
"Korban menderita luka ringan di kepala dan lehernya dan dibawa ke rumah sakit daerah dalam kondisi stabil," kata polisi.
Setelah ditangkap, perwakilan Jonathan Majors sempat memberi tanggapan. Pihaknya yakin, Majors sama sekali tidak melakukan kesalahan.
"Dia tidak melakukan kesalahan apa pun. Kami berharap dapat membersihkan namanya dan membereskan ini," ucapnya.
ADVERTISEMENT