Kumparan Logo

Stevie Wonder Buktikan Bahwa Tak Ada Batasan untuk Menjadi Musisi

kumparanHITSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Stevie Wonder (Foto: REUTERS/Danny Moloshok)
zoom-in-whitePerbesar
Stevie Wonder (Foto: REUTERS/Danny Moloshok)

Musisi asal Amerika Serikat, Stevie Wonder, adalah salah satu tokoh musik yang paling kreatif di akhir abad ke-20. Dia membuktikan hal itu lewat lagu-lagunya yang menjadi hit dari generasi ke generasi, seperti ‘My Cherie Amour’, ‘You Are the Sunshine of My Life’, ‘Superstition’, ‘Living in the City’, ‘Boogie on Reggae Woman’, ‘Sir Duke’, ‘That Girl’, dan ‘Part-Time Lover’.

Dilansir dari Independent.co.uk, pria bernama asli Stevland Hardaway Morris itu lahir pada 13 Mei 1950 di Saginaw, Michigan, AS. Terlahir secara prematur membuat pembuluh darah di bagian belakang matanya memiliki gangguan hingga menyebabkan kebutaan.

Pelantun lagu ‘I Just Called to Say I Love You’ itu mulai bermain piano, belajar untuk memainkan harmonika, drum, bass, dan mulai bernyanyi di paduan suara gereja saat berumur 7 tahun. Di usia 11 tahun, ia bertemu dengan Ronnie White, anggota band The Miracles, yang takjub melihat bakatnya.

Wonder pun dibawa White untuk bertemu Berry Gordy, pemilik label musik Motown. Dia pun bergabung dengan Tamla Records yang dinaungi oleh Motown. Pada kala itu, Wonder bergabung dengan Smokey Robinson & the Miracles, Marvin Gaye, Stevie Wonder, dan The Marvelettes.

Stevie Wonder. (Foto: Facebook/Stevie Wonder )
zoom-in-whitePerbesar
Stevie Wonder. (Foto: Facebook/Stevie Wonder )

Sebelum meluncurkan karyanya ke industri, Wonder disarankan oleh seorang penulis lagu sekaligus produsernya, Clarence Paul, agar nama belakangnya diganti menjadi ‘Wonder’. Alasannya, karena Motown ingin memperkenalkan pria yang menyanyikan lagu ‘Signed, Sealed, Delivered I'm Yours’ itu sebagai ‘Keajaiban Dunia yang ke-8’. Dia pun dikenal dengan nama Little Stevie Wonder pada kala itu.

Namun, rekaman pertama Wonder tidak begitu sukses di pasaran. Musiknya pun tidak masuk ke berbagai tangga lagu. Namun, dia mendapat kesempatan untuk menampilkan bakat multi-instrumentalisnya di Motortown Revue, tur konser yang kerap digelar Motown.

Di tahun 1963, saat Wonder masih berusia 13 tahun, ia merilis single ‘Fingertips – Part 2’. Selain bernyanyi, Wonder juga bermain bongo dan harmonika di lagi itu, lengkap dengan Marvin Gaye yang memainkan drum. Single tersebut pun sukses dan menduduki posisi satu di tangga lagu pop dan RnB AS.

Wonder kembali membuat orang-orang terlena dengan musiknya saat dia mengeluarkan single ‘Uptight (Everything’s Alright)’. Dia juga menyanyikan kembali lagu milik Bob Dylan yang berjudul ‘Blowing in the Wind’. Sampai akhirnya, Wonder mulai menulis lagunya sendiri bersama Smokey Robinson. Lagu berjudul ‘Tears of a Clown’ pun lahir dan menjadi salah satu lagu yang melejit di pasaran.

Stevie Wonder  (Foto: AFP/Angela Weiss)
zoom-in-whitePerbesar
Stevie Wonder (Foto: AFP/Angela Weiss)

Ketika beranjak dewasa, lagu-lagu Wonder punya sudah mulai terlihat ciri khasnya, yaitu banyak bercerita tentang ras dan kehidupan spiritual. Setelah sempat mengakhiri kontrak dengan Motown di hari ulang tahunnya yang ke-21, merilis dua album independen, dan kembali ke Motown dengan perjanjian kontrak kerja sebanyak 120 halaman agar royalti yang diterimanya lebih tinggi.

Album ‘Music of My Mind’ pun dirilis pada Maret 1972 di bawah label Motown. Album yang berisi 10 lagu tersebut adalah album yang terkonsep degan baik. Setelahnya, ‘Talking Book’ (1972), ‘Innervisions’ (1973), ‘Fulfillingness' First Finale’ (1974), dan ‘Song in the Key of Life’ (1976).

‘Innervisions’ dan ‘Fulfillingness' First Finale’ berhasil memenangkan piala Grammy untuk kategori Best Album pada 1974 dan 1975. Tak ada yang bisa mengalahkan Little Stevie pada kala itu. Hanya dia yang mampu menggabungkan irama musik blues, soul, funk, dan pop dalam satu album. Selain itu, berdasarkan majalah Rolling Stone, ‘Innervisions’ masuk ke dalam daftar 500 album terbaik sepanjang masa dan menduduki posisi ke-23. Album ‘Song in the Key of Life’ pun bertengger di posisi ke-56.

Penghargaan pun didapat Wonder dari mantan orang nomor satu di AS pada saat itu, yakni Presiden Amerika Serikat ke-44, Barack Obama. Ia memberi penghargaan berupa Gershwin Prize untuk Popular Song pada pada 25 Februari 2009, tepatnya saat sebuah konser spesial digelar di Gedung Putih untuk memperingati sejarah Afrika-Amerika.

Pada awal 1980, Wonder membuat kampanye yang didedikasikan kepada seorang aktivis HAM warga Afrika-Amerika, Martin Luther King, tepat di hari lahirnya pada 15 Januari. Hari itu pun dijadikan sebagai hari libur di AS. Presiden Amerika Serikat ke-40, Ronald Reagan, pun menyetujuinya. Hari untuk memperingati Martin Luther King itu pertama kali diadakan pada tahun 1986 dan diawali dengan sebuah konser yang dibintangi oleh Wonder.

Stevie Wonder. (Foto: Wikimedia)
zoom-in-whitePerbesar
Stevie Wonder. (Foto: Wikimedia)

Stevie telah menjadi seorang ikon sekaligus sosok yang melegenda di dunia musik selama lebih dari empat dekade. Kehadiran pria yang kini berumur 67 tahun itu cukup berpengaruh bagi beberapa musisi papan atas seperti Sting, Michael Jackson, Kanye West, Mariah Carey, Mary J. Blige, Jamiroquai, hingga Red Hot Chili Peppers.

Banyak kritik yang mendatangi Wonder, tapi itu hanya membuat dirinya menjadi semakin populer. Hingga kini, Wonder telah menjual lebih dari 150 juta album di seluruh dunia.

Pelantun lagu ‘All About the Love Again’ itu mengaku, inspirasinya dalam bermusik didapat dari mimpi yang datang setelah ibunya meninggal dunia. Tidak ingin larut dalam kesedihan, ia merasa terdorong dan bersyukur mendapat mimpi itu.

embed from external kumparan

“Saya ingin berterima kasih kepada semua orang atas kontribusi yang telah kalian buat selama hidup saya,” ucap Stevie seperti dikutip independent.co.uk pada Juli 2008. "Jika bukan karena kalian, aku mungkin tidak akan mendapat kesempatan untuk didukung dalam bermusik."

Stevie Wonder adalah musisi yang menjadi contoh bahwa, tidak ada batasan bagi kamu yang ingin berkarier di dunia yang kamu dambakan. Kekuranganmu akan menjadi kelebihanmu dalam melakukan sesuatu, dan Stevie Wonder telah membuktikan bahwa dengan kekurangannya secara fisik, namanya telah mendunia dan berhasil menginspirasi banyak orang.

Bahkan, Obama punya kalimat personal tentang Wonder. “Jika saya memiliki satu pahlawan musik, itu pasti Stevie Wonder,” ujarnya.

embed from external kumparan