Kumparan Logo

Sutradara Pertahankan Kearifan Lokal di Film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa

kumparanHITSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sutradara Azhar Kinoi Lubis. Foto: Instagram/@kinoizky
zoom-in-whitePerbesar
Sutradara Azhar Kinoi Lubis. Foto: Instagram/@kinoizky

Azhar Kinoi Lubis didapuk sebagai sutradara film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa. Kinoi sangat bersyukur dilibatkan dalam film itu.

Menurut Kinoi, terlibat dalam film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa menjadi salah satu pengalaman paling membanggakan dalam kariernya.

"Dipercaya untuk menyutradarai project film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi saya karena saya penyuka film-film Suzzanna," kata Kinoi dalam keterangan tertulis yang diterima kumparan, belum lama ini.

Luna Maya dan Reza Rahadian. Foto: Dok. kumparan

Kata Sutradara soal Garap Film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa

Azhar Kinoi Lubis mengatakan bahwa kepercayaan yang diberikan merupakan tanggung jawab besar untuknya. Dalam film tersebut, Kinoi mengaku berusaha keras agar penggemar Suzzanna tetap merasakan atmosfer yang khas.

"Saya berusaha keras agar para penggemar Suzzanna tetap bisa merasakan atmosfer khas dari karakter maupun tema-tema film Suzzanna terdahulu," tutur Kinoi.

Kata Kinoi, kearifan lokal menjadi salah satu ciri khas terkuat dari film-film horor yang dibintangi oleh Suzzanna. Hal ini tentunya akan tetap dia pertahankan dalam film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa.

"Kearifan lokal adalah ciri khas Suzzanna, di mana selalu ada isu-isu yang dekat dengan kehidupan penonton, sehingga setiap film Suzzanna selalu dinantikan," ungkap Kinoi.

"Saya berharap hasil kerja keras seluruh tim dan pemain dapat menghadirkan kepuasan serta kebahagiaan bagi penonton." tambahnya.

instagram embed

Film ini juga akan jadi ketiga kalinya Luna Maya memerankan karakter Suzzanna. Kali ini Luna juga beradu akting dengan Reza Rahadian.

Produser Soraya Intercine Films, Sunil Soraya, mengungkapkan bahwa biaya produksi yang dikeluarkan untuk film itu terbilang besar. Film tersebut, lanjut Sunil, lebih mahal dari dua film Suzzanna sebelumnya.

"Dari segi cerita maupun skala produksi, film ini dipastikan jauh lebih epik!” kata Sunil.

Beberapa waktu lalu, film tersebut baru saja merilis teaser poster. Visual teaser poster menampilkan seorang yang tengah diikat di sebuah tiang kayu, dengan kobaran api yang mengelilinginya. Di depannya, sekumpulan orang berdiri membawa obor yang menyala.