Tak Izinkan Aisha Berkarier Sebelum Lulus Kuliah, Denada: Sekolah Nomor Satu

Denada menegaskan bahwa pendidikan tetap menjadi prioritas utama bagi putrinya, Aisha. Meski sang putri memiliki banyak bakat di luar akademis, Denada tidak ingin putrinya mengesampingkan sekolah.
“Kalau aku melihat selalu aku tekankan bahwa nomor satu itu harus tetap sekolah. Sekolah dulu, nomor satu,” ujar Denada.
Denada bahkan tidak mengizinkan Aisha untuk bekerja secara profesional sebelum menyelesaikan pendidikannya. Menurutnya, Aisha boleh mengembangkan berbagai bakat yang dimiliki, tetapi untuk saat ini hanya sebatas hobi.
“Buat aku peraturannya tuh jelas, tidak boleh berkarier dulu, kerja dulu secara profesional sebelum sekolahnya selesai. Jadi sekarang kalau mau melakoni apa pun, dilakoni boleh, tapi sebatas hobi aja,” tegas Denada.
Denada baru akan memberikan kebebasan kepada Aisha untuk mendalami bidang yang disukainya secara profesional setelah putrinya itu menyelesaikan pendidikan hingga jenjang sarjana.
“Kalau nanti udah selesai sekolah, udah sarjana, barulah dia kalau mau mendalami atau bekerja secara profesional di bidang yang dia passionate, boleh,” ungkap Denada.
Menurut Denada, aturan tersebut tidak berlebihan mengingat ujian yang harus dijalani Aisha jelas tidak akan mudah. Karena menurutnya, kelulusan dalam bidang akademis ini dianggap penting untuk menentukan perjalanan pendidikan Aisha selanjutnya.
“Apalagi sekarang dia lagi mau ujian, dan ujian kelulusan itu di Singapura itu kayak big things, momen yang penting banget dan menentukan sekali untuk perjalanan pendidikannya dia ke depan,” kata Denada.
“Jadi aku sekarang ini lagi banyak ngerem-ngerem dia. Aku cuma pokoknya belajar dulu, belajar dulu, belajar dulu, pastikan bahwa dia bisa mendapatkan hasil yang terbaik di ujian akhirnya ini, karena buat aku itu nomor satu sekarang,” pungkasnya.
