Tak Mau Damai dengan Mantan ART, Erin: Satu Indonesia Hujat Saya
·waktu baca 2 menit

Kasus dugaan penganiayaan yang dilaporkan oleh mantan ART Erin, Herawati, masih terus bergulir. Saat melakukan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan komisi III DPR RI, Herawati mengaku masih membuka peluang damai dengan mantan istri Andre Taulany itu.
Namun, Erin dengan tegas menolak hal tersebut. Ia mengaku tak mau berdamai dengan Herawati karena merasa difitnah. Erin menilai apa yang dilakukan Herawati membuat nama baiknya rusak.
"Fitnah itu membuat teman-teman saya menilai, 'Oh Erin begitu ya'. Ini framingnya sudah sangat jelek buat saya, sangat memojokkan saya. Nama baik saya dipertaruhkan karena satu Indonesia menghujat saya dengan tuduhan-tuduhan yang dia bilang," ungkap Erin saat ditemui di kawasan Senayan, Rabu (20/5).
"Katanya saya mencakar, menendang, menodong pisau itu maksudnya sangat keterlaluan fitnahnya," lanjutnya.
Senada dengan Erin, kuasa hukumnya, Stivany Agusia, mengatakan bahwa saat ini pihak mereka belum berminat untuk menempuh jalur damai. Apalagi kasus ini sudah masuk ranah hukum.
"Jadi biarkan proses hukum itu bekerja sesuai fakta, ya, bukan sesuai asumsi biar ada efek ada efek jera terhadap orang yang suka fitnah. Kalau klien saya minta maaf, berarti mengakui dong kalau saya melakukan hal ini," ujar Stivany dalam kesempatan yang sama.
Kasus ini bermula dari laporan Herawati terhadap mantan majikannya, Erin, atas dugaan penganiayaan. Dalam kesaksiannya di hadapan Komisi III DPR RI, Herawati mengaku mengalami kekerasan fisik dan verbal saat bekerja di rumah Erin.
Ia mengaku dipukul menggunakan sapu lidi di bagian kepala setelah dimarahi karena urusan pekerjaan rumah. Tak hanya itu, Herawati juga mengaku sempat ditendang, dicaci maki, hingga mengalami intimidasi selama bekerja. Hingga kini, kasus tersebut masih bergulir di kepolisian.
