Tayang 28 Desember, 13 Bom di Jakarta Diyakini Akan Jadi Film Action Terbesar

29 Oktober 2023 17:00 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Konferensi Pers Film 13 Bom di Jakarta, XXI Plaza Senayan, Kamis (26/10). Foto: Giovanni/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Konferensi Pers Film 13 Bom di Jakarta, XXI Plaza Senayan, Kamis (26/10). Foto: Giovanni/kumparan
ADVERTISEMENT
Sutradara Angga Dwimas Sasongko baru saja menggarap film action berjudul 13 Bom Di Jakarta. Angga mengeklaim film tersebut jadi film action Indonesia terbesar di tahun ini.
ADVERTISEMENT
Dari first look yang sudah dirilis terlihat bahwa adegan action di film itu memang terbilang cukup lengkap. Mulai dari adegan fighting, gun fight, drifting, hingga ledakan yang menjadi sajian utama di film itu.
"Skala produksi film ini sangat besar, punya banyak ledakan, action, tembak-tembakan, car chase yang akan sangat seru disaksikan di layar bioskop," kata Angga dalam konferensi pers yang digelar di XXI Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (26/10).
Adegan ledakan besar di film 13 Bom di Jakarta. Foto: Dok. Istimewa
Lewat film itu, Angga juga menyebutkan bahwa treatment tersebut bisa dilakukan dalam sebuah produksi film di Tanah Air. Apalagi aktor-aktor yang terlibat juga sudah memahami apa yang diinginkan oleh Angga.
Kata Angga, para aktor sangat kooperatif dan antusias saat mengikuti sejumlah workshop dalam rangka pendalaman karakter mereka masing-masing.
ADVERTISEMENT
"Kita pakai ledakan beneran, kita pakai peluru blank untuk dapat tembakan realistis dan dapat reaksi yang organik juga dari talent-nya," ujar Angga.
"Yang mana bisa dilakukan di Indonesia dengan prosedur yang bagus, cara yang baik dengan output yang luar biasa juga," ujarnya.
Konferensi Pers Film 13 Bom di Jakarta, XXI Plaza Senayan, Kamis (26/10). Foto: Giovanni/kumparan
Angga kemudian mengatakan bahwa film tersebut memang menjadi buah pembelajaran dalam menggarap film action. Mulai dari Wiro Sableng, Ben & Jody, hingga Mencuri Raden Saleh.
"Semua digabungin, di-ekspansi secara teknis dan story di 13 Bom di Jakarta, ini kayak kliping lima tahun berproses di beberapa film action," tutur Angga.
13 Bom di Jakarta sendiri terinspirasi dengan beragam aksi terorisme yang pernah terjadi di Indonesia. Kendati demikian, Angga tak mengangkat langsung kejadian persisnya di film tersebut.
ADVERTISEMENT
"Ini respons atas beberapa kejadian tapi tidak dalam konteks yang nyata," tandasnya.
Film bergenre aksi-spionase itu, dibintangi oleh Rio Dewanto, Chicco Kurniawan, Lutesha, Ardhito Pramono, Putri Ayudya, Ganindra Bimo, hingga Muhammad Khan.
Pemain film 13 Bom di Jakarta. Foto: Visinema
13 Bom di Jakarta berkisah tentang sekumpulan teroris yang melancarkan serangannya dengan ancaman 13 bom yang disebar di seantero Jakarta.
Penelusuran Badan Intelijen dan agen rahasia atas teror tersebut mengarah pada Oscar (Chicco Kurniawan) dan William (Ardhito Pramono), dua orang pengusaha muda di bidang mata uang digital yang dianggap terlibat.
Misi tim agen rahasia pun menjadi rumit ketika mereka mencurigai adanya penyusup dalam tim. Di sisi lain, pemimpin kelompok teroris, Arok (Rio Dewanto) tak henti menebar teror dengan meledakkan bom setiap 8 jam.
ADVERTISEMENT
Satu-satunya cara menghentikan serangan teror tersebut adalah menyerahkan imbalan bernilai fantastis atau keselamatan seluruh warga Jakarta terancam.
13 Bom di Jakarta rencananya tayang di bioskop Tanah Air pada tanggal 28 Desember mendatang.