Kumparan Logo

Teddy Syach Ungkap Kondisi Anak-anak saat Rina Gunawan Meninggal: Syok, Tak Siap

kumparanHITSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Artis Rina Gunawan saat ditemui dikawasan Tendean, Jakarta, Jumat, (22/1/2021). Foto: Ronny
zoom-in-whitePerbesar
Artis Rina Gunawan saat ditemui dikawasan Tendean, Jakarta, Jumat, (22/1/2021). Foto: Ronny

Rina Gunawan mengembuskan napas terakhirnya di usia 46 tahun pada Selasa (2/3). Artis yang juga memiliki usaha wedding organizer tersebut meninggalkan suami, Teddy Syach, beserta dua anak mereka.

Jenazah Rina Gunawan dimakamkan hari ini, Rabu (3/3), di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Pemakaman digelar dengan protokol COVID-19.

Aktor Teddy Syach bersama keluarga saat menghadiri pemakaman istrinya, Rina Gunawan di TPU Tanak Kusir. Foto: Ronny

Usai pemakaman, Teddy Syach mengungkap kondisi anak-anak mereka, yakni Aqshal Ilham Syafatullah dan Karnisya Rahmasyach. Keduanya disebut syok dan tak siap ketika sang ibu berpulang.

"Ya, mereka sedih, merasa kehilangan begitu, ya, karena sama sekali enggak siap. Selama dua minggu, kan, dia enggak ketemu sama ibunya. Jadi, cukup syok untuk anak-anak," ucap Teddy Syach.

Sebelum meninggal dunia, Rina Gunawan jatuh sakit. Ia positif COVID-19 dan menjalani perawatan di ICU Rumah Sakit Simprug Pertamina. Teddy Syach dan anak-anak tak bisa berada di sisi almarhumah hingga saat-saat terakhirnya.

Artis Rina Gunawan saat ditemui dikawasan Tendean, Jakarta, Jumat, (22/1/2021). Foto: Ronny

Teddy Syach Kenang Harapan Rina Gunawan Saksikan Anak-anak Menikah

Teddy Syach juga mengenang harapan Rina Gunawan yang sempat dilontarkan sebelum jatuh sakit. Menurutnya, almarhumah punya keinginan untuk melihat anak-anak mereka menikah.

"Beberapa bulan belakangan, dia suka bercanda, 'Pokoknya, Bunda mau menyaksikan Dedek sama Kakak menikah,' gitu. Dia pengin menyaksikan dulu gitu anak-anaknya bisa menikah. 'Baru, deh, habis itu Bunda mau pulang.' Tapi, ya, itu mungkin sekadar gurauan," pungkas Teddy Syach dengan suara bergetar menahan tangis.