Kumparan Logo

Terry Shahab Suguhkan Pengalaman Pribadi di Video Klip Aku Rela

kumparanHITSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Terry Shahab merilis lagu religi Tak Sanggup Aku. Foto: Sony Music
zoom-in-whitePerbesar
Terry Shahab merilis lagu religi Tak Sanggup Aku. Foto: Sony Music

Penyanyi Terry Shahab baru saja merilis single dan video klip Aku Rela yang dapat dilihat di kanal YouTube miliknya.

Dalam jumpa pers yang digelar belum lama ini, Terry Shahab mengatakan video klip Aku Rela menyuguhkan mengenai pengalaman pribadinya.

“Saya bukan tipe orang yang suka kasih lihat kesedihan saya. Tapi, di sini, saya kasih lihat, saya manusia biasa, bisa kecewa teramat dalam, tapi tetap berusaha terus berjalan dengan apa yang saya yakini,” kata Terry Shahab.

Terry Shahab merilis lagu religi Tak Sanggup Aku. Foto: Sony Music

Terry Shahab mengatakan lagu Aku Rela merupakan lanjutan dari single terdahulunya bertajuk Di Persimpangan Dilema.

“(Konsepnya) deep, lanjutan dari Di Persimpangan Dilema karena lagu ini memang jawaban dari Di Persimpangan Dilema” tutur Terry.

Perempuan 37 tahun itu membintangi sendiri video klip Aku Rela. Ia merasa senang karena bisa bebas mengekspresikan apa yang diinginkannya.

“Video kali ini Terry banyak dikasih kesempatan buat eksplorasi,” ucap Terry.

Harapan Terry Shahab Terkait Lagu Aku Rela

embed from external kumparan

Terry mengungkapkan ia sempat merasa gugup ketika akan mengeluarkan karya baru. Hal ini lantaran ia ingin menghasilkan sesuatu yang sempurna.

“Walaupun kita tahu kesempurnaan cuma punya Allah. Tapi, alhamdulillah, selalu ada saja jalan Allah tenangin hati ini buat bisa super fokus,” ujarnya.

Terry berharap lagu Aku Rela bisa menghibur orang-orang yang selama ini merasa tidak berguna dan tak percaya diri.

“Saya harap, untuk teman-teman yang ada di luar sana, yang sedang merasakan hal tersebut, bisa yakin bahwa kita bukan orang yang paling sedih di dunia ini. Kita cuma enggak lihat karena mata kita ketutup cinta yang tidak pada tempatnya. Cari cinta yang bisa membuat kita menangis. Menangis karena rasa bersyukur, bahwa ternyata merelakan itu pasti ada balasan manisnya,” kata Terry.

Reporter: Karina Savitri