kumparan
27 Januari 2018 21:26

Tessa Kaunang Bicara soal Aksi Penggerebekan Rumah oleh Sandy Tumiwa

Tessa Kaunang. (Foto: Adinda Githa/kumparan)
Penggerebekan yang dilakukan Sandy Tumiwa di kediaman mantan istrinya, Tessa Kaunang, tadi pagi langsung mendapat sorotan publik. Tessa dituding sering membawa seorang laki-laki yang diduga merupakan pacarnya menginap di rumahnya. Sandy merasa hal tersebut tidak pantas dilakukan karena Tessa tinggal bersama kedua anak mereka.
ADVERTISEMENT
Menanggapi hal tersebut, janda dua anak ini langsung angkat bicara. Menurutnya, aksi penggerebekan Sandy ke rumahnya tidak seperti apa yang dikatakan oleh Sandy dan kuasa hukumnya, Firdaus Oiwobo.
Saat itu Sandy hanya datang bersama beberapa orang temannya, didampingi pihak polisi dan ketua RT. Bukan bersama seluruh warga seperti yang diucap oleh kuasa hukum mantan suaminya itu.
"Ya memang saya kaget dengan kejadian hari ini karena tiba-tiba di rumah saya ada yang datang jam 5 subuh, ada Sandy sama Pak RT. Saya lihat di garasi udah ramai orang. Sandy langsung buka pintu dan bentak-bentak ‘mana dia, mana dia’. Akhirnya dia (Sandy) masuk ke atas, dia bukain semua kamar,” ujar Tessa saat ditemui di lokasi syuting, di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Sabtu (27/1).
ADVERTISEMENT
Ternyata apa yang dituduhkan Sandy ke Tessa salah. Sandy yang menyangka perempuan berusia 41 tahun itu menyembunyikan seorang laki-laki, tidak terbukti benar.
Tessa Kaunang dan Sandy Tumiwa (Foto: DN Mustika/kumparan, Ig. @sandy_tumiwa82)
Tessa tidak menampik bahwa ia mempunyai seorang pacar, namun laki-laki yang diduga berinisal R itu tidak pernah menginap di rumahnya. Ia hanya sesekali bertamu dan menemaninya syuting.
“Kalau Sandy keberatan pacar saya bertamu, saya juga enggak pernah ikut campur masalah pribadi dia,” tutur Tessa.
Tessa menduga Sandy menuduhnya menyembunyikan laki-laki lantaran melihat ada mobil tak dikenal yang terparkir di garasi rumah Tessa. Namun Tessa mengaku bahwa itu adalah mobil pribadinya.
"Jadi Pak RT ngomong kalau ada dugaan, kalau saya di rumah ada laki-laki nginap sama saya. Makanya kenapa yang saya heran, Sandy mencari bukti, terus ditanyain soal mobil saya. Diperkirakan kalau ada mobil, ada pacar saya di rumah. Itu kan urusan saya pribadi," tegasnya.
Kediaman Tessa Kaunang (Foto: Adinda Githa/kumparan)
"Intinya saya menegaskan kalau Sandy sampai dua kali geledah dengan didampingi Polisi dan tidak ada orang laki-laki. Sampai setengah 7 pagi mereka. Sampai kamar anak saya dibuka dan enggak ada. Saya justru sekarang keberatan karena Sandy bilang itu rumah dia. Dia punya hak di rumah untuk dijual bukan diobrak-abrik seperti itu," lanjutnya dengan nada tinggi.
ADVERTISEMENT
Tessa pun tidak keberatan seandainya rumah yang disebut Firdaus sebagai rumah yang statusnya masih gono-gini itu akhirnya dijual. Tessa mengaku masih mampu jika memang ia harus keluar dari rumah tersebut.
"Kalau memang rumah itu sudah seperti tempat enggak nyaman, saya juga udah ikhlas kok. Saya enggak gugat balik, jadi saya ikhlas kalau mau dijual sekalian, silakan. Saya mampu untuk keluar dari rumah itu," ujarnya.
Sandy Tumiwa di Polda Metro Jaya (Foto: Reki Febrian/kumparan)
Bintang sinetron 'Anugrah' ini pun merasa tersinggung dengan apa yang telah dilakukan Sandy. Termasuk saat Sandy mulai memasuki ranah kehidupan pribadinya dan hanya mendengar rumor dari warga sekitar.
"Yang namanya warga itu melihat dari luar enggak paham kan? Karena memang perginya mungkin dia lihat tapi pas pulang, enggak lihat. Makanya menurut saya, sampai saat ini hidup saya masih diganggu sama yang namanya Sandy padahal sampai detik ini mau dia kayak apa, saya enggak pernah urusan dan ikut campur," tutupnya.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan