Trauma Jadi Korban Penggelapan, Wika Salim Pilih Tak Pekerjakan Eks Manajer Lagi
ยทwaktu baca 2 menit

Pedangdut Wika Salim tak pernah membayangkan dirinya menjadi korban dugaan penggelapan. Wika mengaku tak habis pikir dirinya ditipu oleh orang yang sangat dipercaya, yakni mantan manajernya.
Penyanyi berusia 33 tahun tersebut merasa trauma dengan hal itu. Ia pun berusaha untuk lebih hati-hati lagi dalam memilih rekan kerja.
"Itu mah ya jadi pelajaranlah buat ke depannya supaya lebih hati-hati lagi. Ya mudah-mudahan ini nggak terjadi juga sama yang lain cukup berhenti di aku aja," ujar Wika Salim kepada wartawan di Polda Metro Jaya.
"Dan semoga ini juga ada hikmah buat kita semua," sambungnya.
Wika pun dengan tegas menyatakan tidak akan mempekerjakan kembali mantan manajernya itu. Keputusan itu ia tempuh lantaran sulit mengembalikan lagi kepercayaan usai dikhianati sedemikian rupa.
"Ya nggak mungkinlah kalau itu," tegasnya.
Kendati demikian, Wika Salim sudah memaafkan segala perbuatan mantan manajernya itu. Kini, Wika memilih untuk melanjutkan hidup dan pekerjaannya saja.
"Enggak ada (pembicaraan) sih ya, lebih ya minta maaf, ya sudah, dimaafkan, sudah selesai," kata Wika Salim.
"Sudah (tidak marah dan dendam), ya, harus ikhlas. Ya mudah-mudahan nanti rezekinya kan dari Allah, biar Allah yang kasih lagi, amin," tandasnya.
Wika Salim memilih untuk berdamai dengan mantan manajernya, Irma Hidayat. Sebelumnya, Irma dilaporkan atas dugaan penggelapan uang.
Hal ini disampaikan oleh kuasa hukum Wika Salim, Sandy Arifin bahwa perdamaian terjadi setelah adanya mediasi antara kliennya dengan Irma. Untuk itu, Wika pun sepakat mencabut laporannya atas mantan manajernya.
"Jadi tadi semua persyaratan mungkin sama Mas Kris sudah ditandatangani sebagai perwakilan dari kuasa hukumnya Wika dan juga sudah ditandatangani oleh klien kami Neng Wika untuk mencabut dan perdamaian," kata Sandy Arifin di Polda Metro Jaya.
