kumparan
1 Agustus 2019 13:33

Usai Cerai, Tata Janeeta Masih Suka Kepoin Mantan Suami

Tata Janeta, Trans Tv
Penyanyi Tata Janeeta saat ditemui wartawan seusai mengisi acara di studio Trans Tv Foto: dok: Ronny
Penyanyi Tata Janeeta sudah resmi bercerai dari Mehdi Zati pada 26 Juni lalu. Meski telah berpisah, perempuan 36 tahun ini masih suka mencari tahu mengenai keseharian sang mantan suami.
ADVERTISEMENT
Tata tak bisa begitu saja melupakan Mehdi usai bercerai. Apalagi, ia mengatakan, mereka telah cukup lama membina biduk rumah tangga.
"Sometimes, kadang-kadang kalau lagi iseng suka ngepoin. Ya orang nikah lima tahun masa enggak berkesan 'kan. Ada rasa sayang," kata Tata saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (1/8).
Tata Janeeta dan Mehdi Zati
Tata Janeeta (kiri) dan Mehdi Zati (kanan) Foto: Munady Widjaja/kumparan
Enggak cuma kepoin mantan suami, Tata Janeeta juga masih berkomunikasi dengan Mehdi. Meski begitu, kata dia, intensitasnya enggak terlalu sering. Ketika berkomunikasi, keduanya bisa bicara mengenai kabar mereka saat ini.
Selain itu, pelantun 'Sang Penggoda' ini juga suka curhat kepada sang mantan suami ketika sedang sedih. Bahkan, Tata sampai menangis ketika menceritakan permasalahannya ke Mehdi. "Aduh, gue mah cemen dan cengeng orangnya," ucapnya.
Tata Janeta
Tata Janeta ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat. Foto: Sarah Yulianti Purnama/kumparan
Tata mengungkapkan bahwa dirinya sebenarnya belum bisa sepenuhnya move on dari Mehdi. Namun, mau tak mau, mantan personel 'Dewi Dewi' ini mesti merelakan pria tersebut hilang dari hidupnya.
ADVERTISEMENT
Untuk melupakan Mehdi, Tata kini hanya bisa berserah pada Tuhan. "Itu yang bisa (dilakukan). Ya, biarin lah, biar berproses," ucap Tata.
Tata Janeeta dan suami
Tata Janeeta dan suami. Foto: Maria Gabrielle Putrinda/kumparan
Setelah bercerai dari Mehdi, perempuan kelahiran Bandung ini juga kerap dijodohkan dengan pria lain. Namun, Tata mengaku enggak mudah untuk menjalin hubungan dengan seorang pria usai bercerai.
"Enggak segampang itu 'kan, ya. Hatinya 'kan perlu disembuhkan dulu sebelum buka hati buat orang lain dan masih butuh proses. Ya kita yang berusaha untuk menyembuhkan luka itu. Cuma 'kan ya, aku enggak tahu sampai kapan. Ya aku sih masih berusaha," tutup Tata Janeeta.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan