Usai Daft Punk Bubar, Thomas Bangalter Kerjakan Musik untuk Proyek Opera

1 Agustus 2021 19:00 WIB
·
waktu baca 1 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Daft Punk. Foto: Jason Merritt / GETTY IMAGES NORTH AMERICA/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Daft Punk. Foto: Jason Merritt / GETTY IMAGES NORTH AMERICA/AFP
ADVERTISEMENT
Duo DJ/produser Daft Punk membubarkan diri pada Februari lalu. Hal itu tentunya mengejutkan dan membuat banyak fans musik EDM di seluruh dunia bersedih.
ADVERTISEMENT
Salah satu personel Daft Punk, Thomas Bangalter, yang dahulu terkenal dengan topeng peraknya kini mulai mengerjakan proyek musik terbaru.
Dilansir Pitchfork, Thomas Bangalter kini mengerjakan musik untuk proyek opera balet bertajuk Mythologies. Ini pun menjadi karya pertamanya setelah Daft Punk bubar.
"Mythologies adalah sebuah karya kolaborasi Opéra National de Bordeaux dan perusahaan balet, Ballet Preljocaj. Kisahnya akan menyajikan kisah mitos-mitos yang penuh imajinasi," tulis keterangan di Opéra National de Bordeaux.
Daft Punk Foto: Daft Punk/Facebook
Rencananya, opera balet tersebut akan disutradarai oleh Angelin Preljocaj. Nantinya, pertunjukkan akan berlangsung pada 1 sampai 10 Juli 2022 di Grand Théâtre de Bordeaux, Bordeaux, Prancis.
Bangalter akan mengerjakan scoring untuk pertunjukkan itu. Ia bekerja sama dengan Romaij Dumas yang bertugas sebagai musical direction by Romain Dumas.
ADVERTISEMENT
Ini pada dasarnya bukan proyek solo pertama bagi Bangalter. Pada 2018, ia sempat mengisi soundtrack untuk film garapan Gaspar Noé yang bertajuk Climax.
Thomas Bangalter membentuk Daft Punk bersama Guy-Manuel de Homem-Christo pada era '90-an. Selama berkarier, Daft Punk telah menelurkan empat album dan memenangkan enam Grammy Awards.