Uya Kuya soal Dirinya Disebut Raja Setting-an: Gue Terima Aja dan Tersanjung
ยทwaktu baca 1 menit

Uya Kuya belum lama ini menjadi bintang tamu dalam konten Nebeng Boy yang tayang di kanal YouTube milik Boy William. Presenter berusia 46 tahun itu menjawab sejumlah hal yang ditanyakan oleh Boy dalam kesempatan tersebut.
Salah satu yang ditanyakan oleh Boy William adalah apakah perseteruan dengan Denise Chariesta hanyalah setting-an. Uya Kuya pun menjawab bahwa itu nyata adanya.
Boy William kemudian melontarkan pertanyaan lain yang masih berhubungan dengan setting-an. "Jadi, kalau orang bilang lo Raja Setting-an, itu apa?" tanya Boy kepada Uya Kuya.
Rupanya, Uya Kuya tak ambil pusing jika dirinya disebut gemar membuat setting-an atau gimmick di dunia hiburan. Ia juga tak mempermasalahkan apabila dijuluki Raja Setting-an.
"Ya, itu komentar orang aja. Tapi, sekarang gini, kalau dibilang gue Raja Setting-an, gue terima terima aja dan tersanjung aja. King of Setting-an," ujar Uya Kuya.
Pria yang dulu terkenal lewat grup musik Tofu itu lalu menjelaskan mengapa ia tak masalah disebut Raja Setting-an. Menurutnya, setting-an adalah suatu hal yang diperlukan dalam dunia hiburan maupun kehidupan nyata.
"Memang kita hidup tuh harus di-setting. Everybody, mau dalam apa, dalam dunia kehidupan nyata sehari-hari, real life, mau dalam dunia entertainment, setting-an itu perlu ada. Mau di luar negeri, mau di Indonesia, perlu ada settingan," tutur Uya Kuya.
"Setting-an apa bahasa Indonesianya? Pengaturan. Sesuatu, kalau enggak diatur, berantakan. Kita, yang bisa men-setting hidup kita, adalah orang-orang yang sukses. Orang yang berantakan, yang gagal, yang akhirnya kere, nganggur, ya, dia enggak bisa men-setting hidupnya dengan baik," sambungnya.
Meski demikian, Uya Kuta mengatakan dirinya bukanlah dalang di balik setting-an yang dilakukan para artis Indonesia.
"Artis-artis, yang selama ini ada terlibat di dunia pergosipan atau per-setting-an, bukan gue yang setting. Orang sampai dulu gosip Lambe Turah aja punya gue. (Tapi, sebenarnya) bukan. Enggak, demi Allah, enggak," pungkas Uya Kuya.
