Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 ยฉ PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
29 Ramadhan 1446 HSabtu, 29 Maret 2025
Jakarta
imsak04:10
subuh04:25
terbit05:30
dzuhur11:30
ashar14:45
maghrib17:30
isya18:45
Vincent Rompies Diminta Buat Surat Pengunduran Diri sang Anak dari Binus School
26 Februari 2024 14:22 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
ADVERTISEMENT
Pihak Binus School Serpong beberapa waktu lalu menyatakan bahwa sejumlah pihak yang terlibat dalam kasus bullying sudah dikeluarkan. Hal tersebut dibantah oleh kuasa hukum Vincent Rompies, Yakup Hasibuan. Yakup sendiri merupakan anak pengacara kondang Otto Hasibuan.
ADVERTISEMENT
Kata Yakup, putra Vincent, FL, yang diduga terlibat dalam tindak perundungan itu tidak dikeluarkan. Justru, Vincent diminta untuk membuat surat pengunduran diri anaknya dari sekolah tersebut.
"Minggu lalu dari klien kami dipanggil ke sekolah diminta lah untuk mengundurkan diri. Jadi ini, sih, yang sebenernya kita sayangkan," kata Yakup di kawasan Depok, Jawa Barat, belum lama ini.
Ya, Yakup menyayangkan sikap Binus School Serpong yang mengambil keputusan sepihak dalam persoalan tersebut. Kata Yakup, Undang-Undang yang berlaku menjamin pendidikan dan hak sosial anak.
Tak hanya itu, Yakup menyoroti upaya penyelesaian masalah yang dilakukan oleh pihak sekolah. Katanya, putra Vincent tak mendapat pendampingan saat diperiksa.
"Jadi, awalnya anak-anak diperiksa, ini saya enggak bicara tentang anak lain, anak ini (FL) diperiksa tanpa pihak berwenang lainnya," ujar Yakup.
ADVERTISEMENT
"Iya (tanpa orang tua), tanpa psikolog. Baru keesokan harinya dipanggil orang tua, terus akhirnya diminta untuk mengundurkan diri," tambahnya.
Proses yang dinilai sepihak ini berpotensi merugikan masa depan buah hati Vincent. Terlebih dalam waktu dekat dia akan menjalani ujian akhir.
"Sangat disayangkan ini, kok, sepihak dan sangat buru-buru, ya, tiba-tiba, ya, mohon mengundurkan diri gitu. Itulah dari kami sebagai pihak kuasa hukum keluarga juga menyayangkan," tandasnya.
Tak hanya anak Vincent, kasus tersebut diduga menyeret anak pejabat dan pemimpin redaksi salah satu media. Tindakan bullying itu dilakukan oleh sejumlah oknum murid kelas 12 terhadap korban yang masih duduk di bangku kelas 10.
Kabarnya tindakan bullying dilakukan oleh Geng Tai di sebuah warung yang disebut dengan Warung Ibu Gaul (WIG). Warung tersebut berada di seberang salah satu pintu masuk sekolah itu.
ADVERTISEMENT
Setiap hari warung tersebut memang menjadi tempat berkumpul beberapa murid. Biasanya, mereka berkumpul sepulang sekolah.