Kumparan Logo

Virus Corona Masuk Indonesia, Tarra Budiman Kurangi Ajak Anak ke Mal

kumparanHITSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bincang Film 'Terlalu Tampan' bersama Tarra Budiman di kantor Kumparan, Kamis (10/1). Foto: Adham Rizqy/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Bincang Film 'Terlalu Tampan' bersama Tarra Budiman di kantor Kumparan, Kamis (10/1). Foto: Adham Rizqy/kumparan

Aktor dan presenter Tarra Budiman menjadi lebih waspada usai virus corona masuk ke Indonesia. Ia selalu mengikuti perkembangan informasi mengenai hal tersebut.

Apalagi Tarra mempunyai seorang anak yang masih bayi. "Kita punya bayi jadi salah satu hal yang kita pikirin. Kayak lebih waspada, namanya steril sudah dibiasain," ucapnya saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (4/3).

Tarra Budiman, kawasan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (12/4). Foto: Maria Gabrielle Putrinda/kumparan

Meski khawatir, pemain film Air & Api itu mengaku tidak terlalu berlebihan dalam menyikapi fenomena tersebut. Sebab, selain virus corona ada juga penyakit lain yang membuat dirinya harus lebih berhati-hati dan waspada.

"Dibilang parno enggak juga. Justru lebih takut kalau kita dari luar bawa sesuatu, selain corona kan ada penyakit lain yang bisa dibawa ke rumah. Jadi lebih berhati-hati lebih waspada," kata Tarra Budiman.

instagram embed

Namun, untuk berjaga-jaga, pria 33 tahun itu memutuskan untuk tidak terlalu sering mengajak buah hatinya beraktivitas di luar rumah.

"Aku jarang pergi ke tempat ramai atau mal bukan di-weekend. Aku biasain gitu, karena memang sering di rumah, ya. Kalau ke playground juga aku kurangin," tutur Tarra.

Tarra Budiman saat ditemui di Panhead Radio Dalam, Jakarta. Foto: Giovanni/kumparan

Selain waspada dan berhati-hati, suami dari Gya Sadiqah itu juga mengutamakan pentingnya kesehatan. Jika berada dalam kondisi sehat, maka seseorang kemungkinan kecil dapat terserang penyakit.

Di sisi lain, Tarra juga mengomentari terkait kepanikan sejumlah orang dengan peredaran virus Corona.

"Orang sekarang pada panik. Gue lihatnya ini kenapa pada panik ya? Padahal kan ada pencegahannya ya," tutup Tarra Budiman.