Kumparan Logo

Yovie Widianto Takut Bernyanyi Sendirian di Atas Panggung

kumparanHITSverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Yovie Widianto (Foto: Instagram @kahitna)
zoom-in-whitePerbesar
Yovie Widianto (Foto: Instagram @kahitna)

Sejak era '90-an, Yovie Widianto sudah dikenal sebagai sosok jenius yang mampu mencipta ratusan karya lagu untuk banyak musisi. Mulai dari Kahitna, Glenn Fredly, hingga musisi legendaris sekelas Harvey Malaiholo pun dibuatkan lagu olehnya.

Baru-baru ini, karya Yovie terbukti masih diterima dengan baik oleh kaum milenial setelah dirinya sukses meramu dua komposisi musik di lagu 'Nembak' dan 'Dengan Caramu' untuk sang anak, Arsy Widianto. Artinya, Yovie telah menjadi produser musik yang dicintai masyarakat selama tiga dekade.

Kendati demikian, banyak orang bertanya-tanya kenapa Yovie tidak menyanyikan sendiri karya-karyanya yang hebat. Ketika ditemui di Hotel Grand Keisha, Yogyakarta, beberapa waktu lalu, musisi berumur 50 tahun itu akhirnya menjawab pertanyaan tersebut sekaligus menceritakan sisi lain dirinya yang jarang diketahui publik.

Ternyata, pria kelahiran Bandung, Jawa Barat, ini memang membiarkan karya musik ciptaannya dinyanyikan orang lain karena sejak kecil, dia takut menyanyi. Yovie bercerita, semua bermula sejak dia bermusik di usia muda.

"Jadi, saat aku usia 11 tahun itu, aku ikut Bina Musika. Aku belajar macam-macam tuh, belajar main piano, drum, flute, dan lain-lain," ungkap Yovie.

Yovie Widianto (Foto: Instagram @kahitna)
zoom-in-whitePerbesar
Yovie Widianto (Foto: Instagram @kahitna)

Di era '70-an, anak muda Indonesia mulai terekspos dengan banyaknya penyanyi lokal dan luar negeri yang hebat. Yovie pun mulai bercita-cita bisa tumbuh besar sebagai bintang di atas panggung dan bernyanyi di berbagai acara bergengsi.

"Terus saat itu, aku mikir kayaknya enak ya, jadi penyanyi. Ada di tengah panggung, ditonton banyak orang. Terus, dicobalah ikut festival menyanyi di RRI," terangnya.

Sayangnya, Yovie menemui kendala besar ketika hendak membuktikan diri bisa tampil menyanyi di hadapan banyak orang. Yovie menuturkan, saat itu ia merasakan grogi yang luar biasa, melebihi jika ia naik panggung untuk bermain alat musik.

"Ternyata, pas coba itu festival nyanyi itu, kok, groginya minta ampun. Dari belum naik panggung saja lutut saya gemetar. Pas sudah di atas panggung, kan saya nyanyi enggak punya vibra ya, ini jadi ada, tapi bergetarnya tuh karena takut. Ya, sudah deh, saya diketawain orang," kata Yovie.

Yovie Widianto (Foto: Instagram @kahitna)
zoom-in-whitePerbesar
Yovie Widianto (Foto: Instagram @kahitna)

Sejak saat itulah, pelantun 'Janji Suci' ini merasa takut jika harus bernyanyi seorang diri di atas panggung. Rasa takutnya itu bahkan tidak hilang hingga ia besar dan membentuk banyak grup musik hebat seperti Kahitna, Yovie and Nuno, dan Lima Romeo.

"Sejak saat itu saya berpikir, 'Wah sudah deh, enggak mau lagi nyanyi di atas panggung. Benar-benar sejak usia 11 tahun sampai usia 50 tahun, saya enggak mau nyanyi," tuturnya.

Pemilik album kompilasi 'Yovie and His Friends: Irreplaceable' melanjutkan, dirinya baru benar-benar berani untuk bernyanyi di atas panggung saat usianya sudah 50 tahun. Yovie mengatakan, dia sengaja membuat sebuah lagu khusus dan mengajak serta teman-temannya di Kahitna untuk bernyanyi agar tidak grogi.

"Ya, kalau rekaman itu kan beda. Aku bisa buat sendiri lagunya yang kira-kira gampang dan aku mampu nyanyiin. Selain itu, aku juga bisa take berkali-kali di rumah, enggak ada nonton juga kan, jadi aman, enggak malu. Pas manggung juga, dibantu sama anak-anak Kahitna, jadi enggak sendirian, bisalah," imbuhnya.