Areum Eks T-Ara Dilarikan Ke Rumah Sakit Usai Diduga Coba Bunuh Diri

27 Maret 2024 15:08 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ahreum eks T-Ara. Foto: Instagram/@areum0ju
zoom-in-whitePerbesar
Ahreum eks T-Ara. Foto: Instagram/@areum0ju
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Mantan personel T-Ara, Lee Areum dilarikan ke rumah sakit setelah diduga melakukan upaya percobaan bunuh diri. Menurut sang kekasih hingga saat ini Areum masih belum sadarkan diri.
ADVERTISEMENT
"Saya berdoa agar dia baik-baik saja," kata kekasihnya itu kepada media Korea Selatan Osen seperti dikutip dari The Korea Times, Rabu (27/3).
Menurut pihak keluarga, Areum sempat meninggalkan pesan sebelum diduga mencoba bunuh diri. Namun pihak keluarga tak mengungkap apa pesan yang dituliskan oleh Areum.
Sebelum dilarikan ke rumah sakit, pada 25 Maret Areum membagikan kisahnya tentang dugaan kekerasan yang dilakukan oleh suaminya.
Unggahan tersebut juga dilengkapi dengan sejumlah bukti foto kekerasan seperti tanda luka di wajah Areum dan juga bajunya yang robek. Dalam unggahan tersebut Areum bercerita bahwa suaminya menyerangnya pada November 2021 .
Areum mengatakan bahwa suaminya itu telah merobek pakaiannya, mencekiknya, dan mengancam akan membunuhnya di depan anak mereka.
ADVERTISEMENT
"Dia memukuli saya hingga membuat saya memar di sekitar hidung saya. Dia juga meninju bagian bawah kaki saya, sehingga saya tidak bisa berjalan untuk sementara waktu," kata Areum seperti dikutip dari Allkpop.
Menurut dia, sang suami juga melaporkan kepada orang tuanya bahwa Areumlah yang melakukan kekerasan dan meminta agar Areum dikirim ke rumah sakit jiwa.
Areum mengkelaim ini bukan hanya sekali ia mendapatkan kekerasan oleh suaminya. Ada banyak lebam di tubuhnya, namun ia tidak bisa mengungkapkannya ke publik.
Areum bilang dia sudah berusaha untuk memperbaiki pernikahan mereka meskipun selama ini ia mengalami kekerasan fisik. Hubungan mereka pun sempat membaik yang berujung pada kelahiran anak kedua mereka, namun ternyata kekerasan terus berlanjut.
ADVERTISEMENT
Ketika dia berada di titik terendah dalam pernikahannya, Areum mengungkapkan saat itulah tunangannya itu membantu dan mendukungnya, dan dia mengklarifikasi bahwa mereka telah bertemu lama setelah dia berpisah dari suaminya tersebut. Ia juga mengungkapkan bahwa tidak akan bisa menuntut mantan suaminya karena dia tidak menyimpan catatan kekerasan fisik yang dilakukan suaminya itu.
Meskipun postingannya mungkin membuat orang merasa tidak nyaman, Areum mengaku hanya ingin mengatakan yang sebenarnya tentang pernikahannya sebelumnya untuk menghentikan spekulasi tentang apa yang terjadi.
Areum juga berterima kasih kepada orang-orang yang telah mendukungnya, dan menyatakan dia tidak akan terintimidasi oleh suaminya atau ancaman hukumnya.
--------------------------------
Informasi terkait depresi dan isu kesehatan mental bisa diperoleh dengan menghubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas dan Rumah Sakit terdekat, atau mengontak sejumlah komunitas untuk mendapat pendampingan seperti LSM Jangan Bunuh Diri via email [email protected] dan saluran telepon (021) 9696 9293, dan Yayasan Pulih di (021) 78842580.
ADVERTISEMENT