Hindia Ngaku Dihubungi eaJ Park Lebih Dulu dalam Proyek Right Where You Left Me

kumparanK-POPverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Baskara Putra Hindia Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Baskara Putra Hindia Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan

Musisi Baskara Putra atau dikenal Hindia belum lama ini merilis lagu kolaborasinya bersama penyanyi Korea, eaJ Park. Baskara mengaku awalnya dikontak langsung oleh eaJ.

"Yang kontak duluan beliau (eaJ). Ngobrol, dari situ beberapa bulan ngobrol, pilih lagu, dapat lagu, kami kirim-kiriman data," kata Baskara ditemui di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (17/7).

Baskara mengirimkan beberapa versi kepada eaJ, agar kolaboratornya itu punya gambaran.

"Gue rekam beberapa versi, ada yang pakai chorusnya, ada yang memang verse, ada yang autonya, segala macam, ada yang gue ceplokin semua," jelas Baskara.

"Setelah dari semua versi itu dicoba, dia dengerin segala macam, yang terpilih yang didengerin sekarang," lanjutnya.

Penampilan EAJ (Jae Park) di HITC, Jakarta, Minggu (4/12/2022). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Dalam prosesnya, Baskara dibantu oleh musisi Kamga sebagai vocal director.

"Mastering di sana semua, hanya di sini pas gue rekam dibantu sama Kamga. Dia yang selalu bantuin gue dan yang ajarin vokal mostly Kamga. Dia malem-malem rekamannya, dia yang bantuin," ucap Baskara.

Baskara mengaku hanya memberikan sentuhan di beberapa bagian agar lebih terdengar bagus menurutnya.

"Kalau lirik itu gue enggak ganti lagi dari apa yang si eaJ udah tulis. Yang penting gue udah paham konteksnya, gue masukin bahasa Indonesia sedikit. Semua itu gue bisa bilang 70 persen draft awal. Sisanya kami touch-up selama beberapa bulan ini," tutupnya.

instagram embed

Right Where You Left Me telah dirilis di berbagai platform musik digital dan mendapatkan banyak pujian dari para pendengar. Lagu ini juga telah diputar di berbagai radio di Indonesia dan Korea Selatan.

Kolaborasi Hindia dan eaJ dalam lagu ini menjadi bukti, bahwa musik dapat menjadi bahasa universal yang mampu menghubungkan orang-orang dari berbagai negara dan budaya.

Reporter: Vincentius Mario