kumparan
8 Desember 2019 7:56

Kesuksesan Wanna One dan I.O.I Jadi Motif Manipulasi Voting

Wanna One
Wanna One Foto: REUTERS/Bobby Yip
Kasus manipulasi hasil voting dari serial survival show Mnet 'Produce 48' dan 'Produce X 101' masih terus bergulir. Yang terbaru, muncul rincian dakwaan tertulis dari produser Ahn Joon Young, yang merupakan produser kedua acara.
ADVERTISEMENT
Menurut surat dakwaan, dua tersangka produser Ahn Joon Young dan Chief Producer, Kim Young Bum, mengatakan bahwa kesuksesan Wanna One dan I.O.I membuat mereka merasa tertekan.
Jika dalam dua serial 'Produce' awal, Ahn Joon Young dan Kim Young Bum hanya mengakui adanya sebagian manipulasi voting, pada dua serial terbaru yaitu 'Produce 48' dan 'Produce X 101', muncul dugaan jika hasil akhir voting seluruhnya dimanipulasi.
I.O.I
Girlband K-Pop I.O.I Foto: Facebook/@ioi.official.page
Dilansir Soompi dalam investigasi kasus ini, Ahn Joon Young mengungkapkan bahwa ia diakui sebagai karyawan berharga, oleh perusahaan CJ CNM. Ini berkaitan dengan keberhasilan secara finansial dari dua musim 'Produce 101' pertama. Ia juga menyebut mendapatkan insentif khusus sebagai hasilnya.
Ahn disebut melakukan konspirasi untuk memilih lineup akhir di 'Produce 48'. Terlepas dari hasil voting, meski ia melihat ada trainee yang dirasa tidak sesuai dengan konsep berhasil masuk ke peringkat teratas.
IZ*ONE
IZ*ONE Foto: Facebook/@official.izone
Dalam kasus 'Produce X', Ahn menyebutkan secara spesifik kontrak panjang X1 selama lima lima tahun, dan status mereka sebagai boyband, sebagai alasan untuk memanipulasi peringkat mereka.
ADVERTISEMENT
Namun, media Korea juga melaporkan, bahwa dakwaan tertulis atas kesaksian Ahn, mungkin tidak sejalan dengan kecurigaan bahwa ia menerima perlakuan khusus dari agensi.
Menurut jaksa penuntut, Ahn diduga menerima perlakuan khusus sebanyak 47 kali dari lima perwakilan agensi hiburan antara Januari 2018 hingga Juli 2019. 'Produce 48' ditayangkan dari Juni hingga Agustus 2018, dan 'Produce X 101' ditayangkan dari Mei hingga Juli 2019. Meski begitu, belum ada konfirmasi apakah perlakuan khusus ini memengaruhi manipulasi peringkat.
Boyband X1
Boyband X1 Foto: Instagram/@x1official101
Pada tanggal 3 Desember, delapan orang yang terkait dengan kasus tersebut didakwa atas dugaan seperti penghalang bisnis, penipuan, pelanggaran kepercayaan melalui penyuapan, dan pelanggaran Undang-Undang Permohonan dan Korupsi.
Ahn dan Kim didakwa dengan penahanan; yang lain didakwa tanpa penahanan. Sidang resmi pertama Ahn dan Kim akan berlangsung pada 20 Desember.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan