Tampilkan Adegan Seksual, Drama Korea Backstreet Rookie Tuai Kritik

kumparanK-POPverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Drama Korea Backstreet Rookie dok SBS
zoom-in-whitePerbesar
Drama Korea Backstreet Rookie dok SBS

Drama Korea Backstreet Rookie menuai kritik karena menampilkan adegan seksual. Drama yang merupakan adaptasi dari webtoon ini mendapat tinjauan dari Komisi Standar Komunikasi Korea Selatan (KOCSC).

Jika terbukti melanggar, Backstreet Rookie akan menerima pendisiplinan sesuai peraturan penayangan yang berlaku.

Dilansir Media Today, drama Korea ini telah menerima 6.384 keluhan dari masyarakat setelah menampilkan adegan yang dinilai tidak pantas.

“Ini (Backstreet Rookie) adalah program (televisi) yang menerima jumlah pengaduan sipil terbesar dalam setahun terakhir. Tanpa membatasi jangka waktu pun, (drama) itu tetap salah satu yang menerima pengaduan terbanyak," jelas sumber dari KOCSC.

Drama Korea Backstreet Rookie dok SBS

Para penonton di Korea Selatan menganggap terlalu banyak unsur seksual dan tidak beretika yang ditayangkan. Berikut di antaranya:

  1. Adegan saat Jung Saet Byul (Kim Yoo Jung) masih menjadi siswa SMA dan di bawah umur, lalu mendekati Choi Da Hyun (Ji Chang Wook). Ia meminta dibelikan rokok oleh Da Hyun dan menciumnya.

  1. Adegan yang melibatkan pekerja seks.

  1. Sudut kamera diambil dari bawah saat para pelajar SMA perempuan menari di karaoke.

  1. Adegan eksplisit yang menampilkan tokoh penulis webtoon sedang mandi.

  1. Tampilan sebuah ruangan dengan potret perempuan telanjang.

  1. Adegan tokoh penulis webtoon mendesah saat membuat gambar eksplisit yang menonjolkan tubuh perempuan.

Pihak KOCSC juga menyayangkan tim produksi Backstreet Rookie yang berusaha mengategorikan drama Korea ini untuk 15 tahun ke atas. Padahal, drama ini mengadaptasi hampir sepenuhnya dari versi webtoon yang dikategorikan untuk 19 tahun ke atas.

Webtoon Backstreet Rookie juga dinilai punya sejumlah aspek problematis yang mengeksploitasi remaja perempuan.

Komite KOCSC menyimpulkan drama Korea tersebut telah melanggar etika penyiaran, termasuk dalam mempertahankan kualitas dan etika bahasa.

Saat ini, sejumlah adegan yang dianggap problematis di episode awal sudah dihilangkan. Sementara itu, episode-episode selanjutnya dari drama Korea ini sedang ditinjau dan dipertimbangkan oleh KOCSC.

video youtube embed

Laporan: Thahira