10 Hal Ini Sebabkan Kaki Ibu Hamil Gatal
ยทwaktu baca 3 menit

Rasa gatal di beberapa bagian tubuh merupakan salah satu efek dari kehamilan. Kondisi ini terjadi saat ibu hamil mengalami banyak perubahan pada tubuhnya karena aktivitas hormon. Rasa gatal yang umum dirasakan ibu hamil biasanya muncul pada area kakinya.
Gatal pada kaki membuat mereka punya keinginan untuk menggaruk, atau justru tanpa sadar menggaruknya saat tidur hingga menimbulkan luka terbuka. Hal ini perlu dicegah, sebab, luka terbuka meningkatkan risiko infeksi karena sistem kekebalan ibu hamil yang sedang menurun.
Agar ibu hamil bisa melakukan pencegahan, sebaiknya ketahui dulu beberapa penyebab kaki gatal selama kehamilan seperti berikut ini.
10 Penyebab Kaki Ibu Hamil Gatal
Perubahan hormon dan kekebalan
Mengutip Medicover Hospitals, perubahan hormon dan sistem kekebalan tubuh selama kehamilan dapat menyebabkan iritasi kulit. Sistem kekebalan dapat menekan tumbuh kembang bayi di dalam kandungan, karena pada saat itu, bayi masih dianggap sebagai sesuatu yang berbahaya bagi tubuh ibu. Perubahan pada sistem kekebalan inilah yang membuat ibu hamil rentan terhadap masalah kulit seperti munculnya sensasi gatal.
Kulit kering
Kulit kering menjadi penyebab umum rasa gatal pada kaki selama kehamilan. Perubahan hormon saat hamil mempengaruhi kondisi kulit ibu yang mungkin jadi lebih sensitif, meski dalam keadaan kering.
Alergi
Reaksi alergi dapat menyebabkan gatal-gatal pada kulit, termasuk kaki. Ibu hamil mungkin mengalami gatal pada kakinya setelah mengonsumsi makanan penyebab alergi, atau menginjak alergen seperti bulu hewan, serbuk sari, atau debu.
Kolestasis
Kolestasis kehamilan intrahepatik atau kolestasis obstetri terjadi karena aliran empedu yang abnormal dari hati ke usus selama kehamilan. Garam empedu yang menumpuk di bawah kulit akan memicu rasa gatal yang hebat tanpa ruam di tangan dan kaki. Meski jarang terjadi, kondisi ini bisa ditemui pada trimester ketiga kehamilan.
Diabetes
Diabetes dapat meningkatkan risiko kaki gatal akibat neuropati diabetik, yaitu kerusakan saraf akibat peningkatan kadar gula darah. Oleh karena itu, hamil dengan diabetes mungkin sering merasakan sensasi kesemutan terbakar, dan mati rasa pada kakinya.
Neuropati perifer
Merupakan kerusakan di luar sistem saraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang), yang menyebabkan kesemutan, mati rasa, nyeri, serta sensasi gatal pada tangan dan kaki. Neuropati ekstremitas bawah (kaki) sering terjadi pada kehamilan karena kompresi saraf dan rahim yang sedang tumbuh.
Psoriasis
Psoriasis adalah kondisi peradangan kulit yang menyebabkan rasa gatal, ruam, dan plak menyakitkan pada kaki atau bagian tubuh lain yang bisa dialami beberapa ibu hamil. Wanita dengan psoriasis sebelumnya, kemungkinan kondisinya akan semakin parah selama kehamilan.
Dermatitis atopik
Dermatitis atopik atau eksim dapat menyebabkan kulit kering dan gatal karena faktor genetik ataupun lingkungan. Beberapa ibu hamil dapat mengalami gatal pada kakinya karena eksim dishidrotik, yaitu eksim pada telapak kaki dan sisi kaki.
Infeksi jamur
Infeksi jamur di antara jari kaki atau bagian kaki lainnya dapat menyebabkan rasa gatal dan sensasi terbakar. Jamur ini biasanya tumbuh dalam lingkungan yang hangat, gelap, dan lembab seperti di dalam sepatu. Karena kulit ibu hamil lebih sensitif, mereka lebih mungkin terinfeksi, Moms.
Infeksi cacing tambang
Dikutip dari Johns Hopkins Medicine, infeksi cacing tambang dapat ditularkan dari berjalan tanpa alas kaki di tempat yang terkontaminasi. Sebagian besar cacing tambang tumbuh di daerah beriklim hangat dan berpasir. Infeksi ini dapat menyebabkan rasa gatal, kemerahan, dan lecet pada kulit ibu hamil.
