10 Jenis Protein Nabati yang Bagus untuk MPASI Bayi
ยทwaktu baca 3 menit

Orang tua perlu cermat dalam memberikan MPASI pada bayi. Sebab, jika tidak diperkenalkan dengan tepat, hal itu bisa mengganggu tumbuh kembang bayi. Salah satu zat gizi yang penting untuk dipenuhi adalah protein.
Ya Moms, pemberian protein, baik hewani maupun nabati sangat penting. dr. Juwalita Surapsari, M.Gizi, SpGK, Dokter Spesialis Gizi Klinis, menjelaskan protein hewani dan nabati memiliki peran yang penting dalam tubuh anak maupun orang dewasa.
Protein hewani memang mengandung asam amino yang lebih lengkap dibandingkan protein nabati. Selain itu, kandungan vitamin dan mineralnya lebih mudah diserap oleh tubuh sehingga lebih efektif.
Tapi, anak juga perlu mengonsumsi protein nabati. Sebab, di dalam protein nabati terdapat lemak baik. "Jangan lupa ada kandungan isoflavon yang memiliki fungsi sebagai antioksidan dan antikolesterol," kata dr. Juwalita kepada kumparanMOM beberapa waktu lalu.
Nah Moms, sebagai referensi, berikut adalah 10 jenis protein nabati yang bagus untuk MPASI bayi.
10 Protein Nabati untuk MPASI Bayi
1. Tempe
Berbahan baku kedelai yang difermentasi, tempe sangat kaya akan protein. Dari 4 potongan tempe setidaknya terdapat 10 gram protein. Tempe juga merupakan sumber serat, kalsium dan zat besi, Moms.
2. Tahu
Hampir sama dengan tempe, tahu juga berasal dari kacang kedelai yang difermentasi. Bedanya tahu hanya diambil sarinya yang kemudian dicetak. Dari sekitar 120 gram tahu, terdapat sekitar 10 gram protein. Selain mudah diperoleh, tahu juga mudah diolah ke dalam makanan dan bisa dikonsumsi sebagai makanan selingan oleh si kecil.
3. Kacang Merah
Selain mengandung protein nabati, kacang merah juga mengandung zat besi yang tinggi, sehingga bisa mencegah anemia defisiensi besi pada bayi.
4. Kacang Hijau
Moms, 100 gram kacang hijau mengandung 116 kilo kalori dan 7 gram protein. kacang hijau sangat mudah untuk dicerna oleh tubuh karena kaya akan serat. Ada dua macam serat yang terkandung dalam kacang hijau, yaitu serat larut yang dapat mengurangi masalah sembelit dan tidak larut yang berguna menjaga kadar gula darah.
5. Kacang Tanah
Kacang tanah merupakan sumber protein yang memiliki kualitas asam amino yang penting bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi.
6. Edamame
Setiap edamame yang direbus mengandung 11, 4 gram protein, ,6 gram lipid, 7,4 gram karbohidrat, 1,9 gram serat, 70 mg kalsium, dan 140 mg fosfor. Ya. selain tinggi protein, edamame juga tinggi kalsium sehingga bisa menjaga kesehatan tulang bayi. Nah Moms, agar si kecil tak bosan, Anda juga bisa mengolah edamame dengan menumisnya bersama sayuran favoritnya, Moms.
7. Almond
Setiap satu ons kacang almond panggang tanpa garam mengandung 5,5 gram karbohidrat, 3,3 gram serat pangan, 8 persen kalsium, 7 persen zat besi, dan 6,5 gram protein. Selain itu, almond juga merupakan sumber vitamin E yang baik, yang bagus untuk kesehatan rambut dan kulit bayi.
8. Alpukat
Setengah buah alpukat segar ukuran sedang mengandung 77 persen lemak, 19 persen karbohidrat, dan 4 persen protein atau setara dengan 2 gram. Selain itu, alpukat juga mengandung mangan yang terlibat dalam fungsi otak dan syaraf.
9. Kacang Panjang
Setiap 100 gram kacang panjang mengandung 2,8 gram protein, Moms. Anda bisa menumis kacang panjang sebagai sayuran untuk menu MPASI si kecil. Selain itu, kacang panjang juga mengandung karbohidrat dan lemak yang dibutuhkan oleh bayi.
10. Buncis
Setiap 100 gram buncis mengandung 1,8 gram protein nabati. Buncis juga mengandung vitamin C yang bisa membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh bayi, dan vitamin A yang bisa memelihara kesehatan mata si kecil.
