Kumparan Logo

10 Menu MPASI Serba Telur, untuk Bayi 6 Bulan ke Atas

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi ceplok telur. Foto: dok.shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ceplok telur. Foto: dok.shutterstock

Telur harganya relatif murah, mudah ditemukan, serta bisa dimasak dengan berbagai cara. Kabar baiknya, makanan kaya protein ini boleh diberikan pada bayi sejak mereka memulai makanan pendamping ASI atau MPASI. Kita bisa membuat MPASI dari telur, terutama dengan kuning telur.

Healthline melansir, kuning telur mengandung 250 miligram kolin yang membantu untuk mendorong aktivitas sel normal. Sementara telur utuh (kuning dan putihnya) mengandung riboflavin, B12, dan asam folat, juga memiliki jumlah fosfor dan selenium yang baik.

kumparan post embed

Nah Moms, kali ini kumparanMOM merangkum beberapa inspirasi menu MPASI serba telur untuk bayi 6 bulan ke atas khusus untuk Anda. Namun sebelumnya, yuk, pahami bagaimana cara memberi bayi telur yang benar supaya tetap sehat.

Menu MPASI Serba Telur untuk Bayi 6 Bulan ke Atas Foto: Shutterstock

Ada banyak menu MPASI yang dapat dibuat dengan telur. Apa saja misalnya?

  1. Bubur Pakcoy Cah Telur

  2. Bubur Lemak Telur

  3. Sup Telur Tahu

  4. Gulai Telur

  5. Bubur Telur Bayam

  6. Semur Telur

  7. Telur Kukus Tahu

  8. Tim Telur Daging

  9. Opor Udang Telur

  10. Nasi Telur Orak-arik

Meski begitu, mengolah telur untuk bayi tidak boleh sembarangan. Memberi telur pada bayi tidak boleh sembarangan. Ya Moms, jangan pernah memberi bayi telur setengah matang apalagi mentah!

Ilustrasi waktu merebus telur Foto: dok.Shutterstock

Mengutip laman resmi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), telur mentah mengandung bakteri salmonella. yang bisa menginfeksi dan membuat bayi sakit.

Untuk mencegahnya selain memasak telur hingga benar-benar matang, hindari membeli telur yang kotor atau retak, simpan telur di lemari pendingin pada suhu 0-4° C dan beri bayi telur yang sudah matang segera. Bila telur belum habis setelah berada dalam suhu ruang lebih dari 2, jangan diberikan lagi pada bayi.

kumparan post embed