Kumparan Logo

15 Makanan Tinggi Vitamin C yang Bisa Tingkatkan Imunitas Tubuh Keluarga

kumparanMOMverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
PORTRAIT - Keluarga makan Foto: Shuttersstock
zoom-in-whitePerbesar
PORTRAIT - Keluarga makan Foto: Shuttersstock

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona, salah satunya dengan selalu menjaga imunitas tubuh keluarga Anda. Ya Moms, Anda bisa ajak keluarga rutin berolahraga, rajin mencuci tangan, serta menyediakan makanan bergizi seimbang.

Selain menyediakan makanan yang mengandung karbohidrat, protein dan lemak, jangan lupa untuk menambahkan makanan yang kaya vitamin C. Sebab, mengonsumsi makanan kaya vitamin C bisa membantu menjaga daya tahan tubuh dan membuat kulit sehat.

Dilansir Healthline, berikut ini adalah 15 makanan yang bisa Anda dan keluarga konsumsi untuk meningkatkan imunitas tubuh keluarga Anda, Moms.

Jambu Biji

Ilustrasi jambu biji merah Foto: dok.shutterstock

Satu buah jambu biji mengandung 126 mg vitamin C. Tak hanya itu, buah yang berasal dari Meksiko ini juga kaya akan antioksidan lycopene. Sebuah studi yang melibatkan 45 orang muda dan sehat menyatakan bahwa mengonsumsi 400 gram jambu biji yang dikupas setiap hari, atau sekitar 7 buah bisa menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol total dalam tubuh.

Paprika Kuning

Ilustrasi Paprika Kuning Foto: Pixabay/PublicDomainPictures

Paprika sejak dulu dipercaya memiliki kandungan tinggi vitamin C. Setengah cangkir paprika kuning atau 75 gram bisa memberikan asupan vitamin C sebanyak 137 mg saja. Selain bisa meningkatkan sistem imun tubuh, mengkonsumsi vitamin C setiap hari dalam jumlah yang cukup bisa mencegah katarak, Moms.

Anggur Hitam

Ilustrasi anggur. Foto: Pixabay

Dalam satu setengah cangkir anggur hitam atau Blackcurrant atau 56 gramnya mengandung 101 mg vitamin C. Selain itu, buah ini juga mengandung flavonoid antioksidan yang dikenal sebagai anthocyanin bisa mengurangi kerusakan oksidatif yang terkait dengan penyakit kronis seperti jantung, kanker, dan penyakit neurodegeneratif.

Daun Thyme

Ilustrasi Thyme. Foto: Pixabay

Ternyata daun thyme segar memiliki vitamin C tiga kali lipat lebih banyak daripada jeruk, Moms. Satu ons (28 gram) thyme segar memberikan 45 mg vitamin C. Bahkan dengan menaburkan 1-2 sendok makan (3–6 gram) thyme segar ke dalam makan Anda, bisa menambahkan 3,5–7 mg vitamin C untuk tubuh. Yang dipercaya bisa memperkuat kekebalan Anda dan membantu melawan infeksi.

Peterseli

Peterseli. Foto: Pixabay

Dua sendok makan (8 gram) peterseli segar mengandung 10 mg vitamin C. Sama seperti sayuran berdaun hijau lainnya, peterseli adalah sumber dari zat besi nabati dan kandungan vitamin C-nya bisa membantu mencegah dan mengobati anemia defisiensi besi.

Sawi hijau

Sawi Hijau Foto: Shutter Stock

Satu cangkir sawi hijau mentah menyediakan 195 mg vitamin C, Meskipun panas masakan akan menurunkan kandungan vitamin C dalam makanan, namun satu cangkir sawi hijau masak masih menyediakan 117 mg vitamin C. Selain itu, sayuran ini juga kaya akan vitamin A, kalium, kalsium, mangan, serat dan folat.

Kale

Kale Foto: thinkstock

Satu cangkir kale mentah cincang menyediakan 80 mg vitamin C. Sementara kale matang menyediakan 53 mg vitamin C dan memasok vitamin K dalam jumlah tinggi serta karotenoid lutein dan zeaxanthin.

Satu studi menemukan bahwa merebus, menggoreng, atau mengukus sayuran hijau membantu melepaskan lebih banyak antioksidannya. Antioksidan kuat ini dapat membantu mengurangi penyakit radang kronis.

Kiwi

Ilustrasi kiwi Foto: Pixabay

Buah kiwi mengandung 71 mg vitamin C dalam tiap buahnya. Penelitian telah menunjukkan bahwa buah Kiwi yang kaya vitamin C dapat membantu mengurangi stres oksidatif, menurunkan kolesterol dan meningkatkan kekebalan tubuh

Brokoli

Ilustrasi brokoli Foto: Pixabay

Setengah cangkir brokoli yang dimasak menyediakan 51 mg vitamin C yang baik untuk anak-anak Anda. Sejumlah penelitian telah menunjukkan mengkonsumsi banyak sayuran yang kaya vitamin C akan menurunkan stres oksidatif, meningkatkan imunitas dan menurunkan risiko kanker dan penyakit jantung.

Lemon

Ilustrasi air lemon Foto: Shutter Stock

Satu lemon mentah, termasuk kulitnya, menyediakan 83 mg vitamin C dan antioksidan.

Leci

Ilustrasi leci. Foto: Pixabay

Satu leci menyediakan hampir 7 mg vitamin C, sementara per 100 gram leci mengandung 72 mg vitamin C. Tak hanya itu, Leci juga mengandung asam lemak omega-3 dan omega-6 , yang bermanfaat bagi otak, jantung, dan pembuluh darah Anda.

Pepaya

Daun pepaya Foto: Shutter Stock

Satu cangkir (145 gram) pepaya menyediakan 87 mg vitamin C. Vitamin ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan memori Anda dan memiliki anti-inflamasi yang kuat untuk otak Anda.

Stroberi

Susu stroberi Foto: Shutter Stock

Satu cangkir potongan stroberi (152 gram) menyediakan 89 mg vitamin C. Selain vitamin C, buah berwarna merah ini juga mengandung mangan, flavonoid, folat, dan antioksidan yang bermanfaat untuk mencegah kanker, penyakit pembuluh darah, demensia dan diabetes.

Jeruk

buah jeruk Foto: Shutterstock

Satu jeruk berukuran sedang menyediakan 70 mg vitamin C harian Anda dan keluarga. Buah jeruk lainnya seperti jeruk bali, mandarin dan limau juga mengandung 53 mg vitamin C per 100 gramnya.

Cabai

cabai Foto: Shutterstock

Bila Anda atau anggota keluarga suka makanan pedas, mungkin tak perlu khawatir asupan vitamin C berkurang. Sebab dalam satu buah cabai hijau mengandung 109 miligram (mg) vitamin C, dan satu buah cabai merah mengandung 65 mg. Selain itu, cabai yang kaya akan capsaicin, bermanfaat untuk mengurangi rasa sakit dan peradangan serta membakar lemak. Meski bisa membantu menjaga daya tahan tubuh, Anda tetap perlu memperhatikan jumlah konsumsinya ya, Moms. Jangan berlebihan sebab bisa berisiko menimbulkan masalah pencernaan.

kumparan post embed