Kumparan Logo

4 Fakta Susu Kental Manis yang Perlu Ibu Pahami

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Susu kental manis.
 Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Susu kental manis. Foto: Shutterstock

Fakta susu kental manis sebagai pelengkap camilan atau kuliner keluarga tampaknya sudah familiar di masyarakat. Ya Moms, produk yang satu ini memang sudah banyak digunakan keluarga di Indonesia sejak puluhan tahun lalu. Apakah keluarga Anda termasuk di antaranya?

Meski sudah dikonsumsi secara turun temurun, banyak ibu yang bertanya-tanya, apa saja fakta susu kental manis selain sebagai pelengkap camilan?

Moms, susu kental manis boleh saja digunakan. Pastikan saja, Anda membeli susu kental manis yang memiliki izin edar dari BPOM RI. Selain itu, sebelum membeli atau mengonsumsinya, Anda juga perlu memeriksa kondisi kemasannya, baca informasi pada labelnya, cek masa kedaluwarsanya, dan dengan label full cream. Ya, kebiasaan itu akan membuat kita jadi konsumen cerdas dan bertanggung jawab dalam menjaga keamanan dan kesehatan keluarga.

Nah Moms, agar Anda semakin memahami produk yang Anda konsumsi, berikut adalah fakta susu kental manis yang perlu Anda pahami.

kumparan post embed

Fakta Susu Kental Manis yang Perlu Ibu Pahami

1. Sejarah Susu Kental Manis

Fakta susu kental manis yang pertama, berdasarkan data dari Kementerian Perindustrian, konsumsi susu kental manis sudah mulai di Indonesia sekitar tahun 1873. Awalnya, pada 1820, penemu asal Prancis, Nicolas Appert sedang mencari cara untuk mengawetkan makanan. Akhirnya, ia berhasil membuat susu kental yang diawetkan di dalam botol.

Teknik itu juga dilakukan oleh Gall Borden Jr. di Amerika Serikat yang membuat susu kental pada 1853. Tiga tahun setelahnya, Borden mematenkan proses penguapan susu dengan tekanan rendah untuk menghasilkan susu kental manis, Moms.

Di Indonesia, susu kental manis Friesche Vlag masuk pada tahun 1922 dan kemudian dikenal dengan nama susu kental manis Frisian Flag. Pada awalnya memang konsumsi susu kental manis hanya terbatas pada tentara Belanda yang ada di Indonesia saja, namun lambat laun seiring dengan waktu, susu kental manis juga dinikmati oleh keluarga Indonesia, hingga sekarang menjadi salah satu produk favorit keluarga.

2. Kandungan Susu Kental Manis

Ilustrasi susu kental manis sebagai pelengkap sajian. Foto: Shutter Stock

Mengutip laman resmi BPOM, Susu Kental Manis merupakan produk yang dibuat dari susu. Subkategori susu kental dan analognya (termasuk di dalamnya susu kental manis) merupakan salah satu subkategori dari kategori susu dan hasil olahannya. Subkategori/jenis ini berbeda dengan jenis susu cair dan produk susu, serta jenis susu bubuk, krim bubuk, dan bubuk analog.

Sesuai dengan Peraturan Kepala Badan POM No. 21 Tahun 2016 tentang Kategori Pangan yang ditetapkan mengacu pada ketentuan Codex Alimentarius Commission, proses produksi dan produk akhir susu kental manis harus memenuhi ketentuan antara lain kandungan lemak susu 8% dan protein 6,5%.

Kandungan susu kental manis yang bertuliskan Full Cream Gold dikemasannya dibuat dengan mengubah susu segar. Proses kondensasi dari kandungan susu kental manis ini bisa dianalogikan seperti memasak kaldu atau saus untuk membuat rasa semakin kuat.

Frequently Asked Question Section

Apa saja kandungan susu kental manis Frisian Flag Glod?

chevron-down

Ya Moms, fakta susu kental manis Frisian Flag Gold mengandung sumber 9 vitamin, yaitu Vitamin A, D3, E, B1, B3, B6, B12, dan C. Serta 5 mineral yaitu kalsium, fosfor, selenium, mangan dan yodium.

3. Kalori Susu Kental Manis

Menurut BPOM RI, berdasarkan rata-rata kecukupan energi bagi penduduk Indonesia, orang dewasa membutuhkan sekitar 2150 kkal per harinya. Fakta susu kental manis berikutnya adalah kalori kental manis Frisian Flag mengandung 130 kkal per sasetnya.Nah Moms, perlu dicatat bahwa kandungan zat gizi dalam pangan dalam pangan olahan tidak boleh lebih dari 100 persen acuan label gizi per hari, kecuali ditetapkan lain sesuai dengan ketentuan peraturan undang-undang.

Untuk membakar kalori makanan dan minuman yang Anda konsumsi, jangan lupa untuk aktif bergerak. Misalnya saja, dengan berjalan, berlari atau membersihkan rumah.

4. Ide Sarapan untuk Keluarga

Ilustrasi susu kental manis. Foto: Shutter Stock

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, salah satu fakta susu kental manis yang sudah familiar adalah sebagai pelengkap menu sarapan atau makanan keluarga. Bila Anda sedang mencari menu sarapan bergizi untuk keluarga, tak ada salahnya membuat bubur kacang hijau susu kental manis, Moms.

Bubur Kacang Hijau dengan Susu Kental Manis

Ilustrasi bubur kacang hijau dengan susu kental manis. Foto: Amallia Eka/Shutterstock

Seperti yang kita tahu, kacang hijau punya beragam manfaat untuk kesehatan tubuh. Misalnya saja, mengurangi risiko penyakit jantung, menurunkan kolesterol hingga menstabilkan tekanan darah.

Yuk, coba buat bubur kacang hijau untuk keluarga di rumah.

Bahan

- ¼ kg kacang hijau

- 2,5 sdm gula pasir

- 1 keping gula merah

- 80 gram susu kental manis

- 1 lembar daun pandan

- 2 lembar daun jeruk

- 1 ruas jahe

- 700 ml air

Cara Membuat

- Cuci bersih kacang hijau. Setelah itu, masak air sampai mendidih, kemudian masukkan kacang hijau yang sudah dicuci, gula pasir, daun pandan, daun jeruk dan jahe selama 5-7 menit.

- Setelah itu, matikan kompor dan diamkan sekitar 30 menit.

- Bila sudah didiamkan, masak kembali selama 7 menit. Kemudian, tambahkan gula merah dan susu kental manis.

- Aduk-aduk sebentar, lalu matikan kompor dan sajikan untuk keluarga.

- Nah Moms, menarik ya, berbagai fakta susu kental manis di atas. Bila Anda juga punya resep sarapan yang mudah dibuat dengan tambahan susu kental manis, yuk, berbagi informasinya di kolom komentar.