Kumparan Logo

4 Hal yang Membuat Ibu Tidak Nyaman saat Menyusui

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi ibu menyusui.  Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ibu menyusui. Foto: Shutter Stock

Sesi menyusui menjadi waktu yang tepat bagi ibu untuk bonding dengan bayi. Sebab, kontak antara kulit ke kulit dengan si kecil akan menimbulkan ikatan yang lebih erat.

Artinya, bayi tidak hanya akan mendapatkan nutrisi cukup. Tapi juga merasakan kedekatan yang intens dengan sang ibu.

Sayangnya, sesi menyusui tidak selalu berjalan mulus bagi beberapa ibu. Tidak jarang, ibu mengalami beberapa hal yang membuatnya merasa tidak nyaman selama menyusui.

Apa saja ya?

4 Hal yang Bisa Bikin Ibu Enggak Nyaman saat Menyusui

Ibu menyusui. Foto: Shutterstock

Perut Terasa Kram

Rasa kram seperti saat menstruasi bisa muncul ketika ibu sedang menyusui. Kondisi ini bisa berlangsung beberapa saat atau setiap hari, berbeda pada setiap ibu tergantung pada aktivitas hormon di dalam tubuhnya.

"Hormon yang sama yang bertanggung jawab untuk memicu pengeluaran ASI, oksitosin, menyebabkan rahim menyusut atau kembali ke ukuran normal, yang kemudian mengurangi risiko pendarahan rahim," ujar dokter anak Laura Jana, MD, seperti dikutip dari Parents.

Meski menimbulkan ketidaknyamanan, kram adalah tanda bahwa tubuh ibu sembuh dengan baik usai melahirkan. Namun, beberapa ahli berpendapat bahwa ibu mungkin mengalami kram lebih hebat pada kelahiran anak selanjutnya, karena rahim yang semakin meregang.

Payudara Bocor

Kebocoran ASI bisa saja terjadi bahkan saat ibu sedang tidak menyusui. Kondisi ini lagi-lagi disebabkan oleh hormon oksitosin. Menurut instruktur klinis pediatri di Warren Alpert Medical School of Brown University, Laura Viehmann, MD, apapun yang membuat ibu memikirkan bayinya, seperti menyebut namanya, mendengar bayi lain menangis, itu menyebabkan hormon oksitosin terlepas sehingga ASI pun keluar secara alami.

Ilustrasi ibu menyusui. Foto: Shutter Stock

Bikin Mengantuk

Tak hanya bayi yang tertidur saat menyusui, tetapi ibu juga bisa ikut mengantuk, lho. Sehingga, tidak heran ibu juga ikut pulas saat menyusui.

"Ketika tubuh melepaskan hormon oksitosin, itu memiliki efek menenangkan yang membuat ibu menyusui lebih rileks," jelas konsultan laktasi, Amy Spangler, RN, IBCLC.

Puting Sakit

"Puting mungkin terasa teriritasi pada awalnya karena tidak pernah mengalami tingkat rangsangan seperti itu sebelumnya, tapi jika rasa sakit membuat Anda tidak nyaman, bisa jadi ada masalah pada pelekatan bayi," ungkap dr. Jana.

Jika gejala tersebut berlangsung hingga beberapa hari, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter atau konsultan laktasi ya, Moms. Sehingga Anda bisa mendapatkan solusi agar sesi menyusui lebih nyaman dan menyenangkan bersama si kecil.

kumparan post embed