kumparan
search-gray
Mom10 Agustus 2018 8:48

4 Jenis Intoleransi Laktosa pada Anak

Konten Redaksi kumparan
4 Jenis Intoleransi Laktosa pada Anak (57016)
Ilustrasi bayi menangis. (Foto: Thinkstock)
Intoleransi laktosa merupakan sebuah kondisi di mana anak tidak mampu mencerna laktosa yang berasal dari gula yang terdapat dalam susu maupun ASI. Laktosa yang tidak dicerna dengan baik akan tetap berada di dalam usus, sehingga bisa mengakibatkan masalah gastrointestinal atau suatu masalah pada sistem pencernaan.
ADVERTISEMENT
Gejala yang bisa muncul akibat intoleransi laktosa adalah diare, kram perut, kembung, dan sering buang gas setelah minum ASI atau produk susu lainnya seperti keju dan yoghurt. Nah Moms, ada beberapa penyebab intoleransi laktosa pada anak yang dibedakan menjadi empat jenis berikut ini:
Intoleransi Laktosa Primer
Intoleransi laktosa primer merupakan kondisi menurunnya produksi laktase yang terjadi seiring bertambahnya usia. Umumnya terjadi saat anak mulai berusia dua tahun, namun keluhannya baru muncul saat remaja atau dewasa. Kondisi ini biasanya terjadi karena adanya faktor genetik dari orang tua.
Intoleransi Laktosa Sekunder
Intoleransi ini muncul ketika usus kecil mengalami pengurangan produksi laktase setelah mengalami gangguan pencernaan. Intoleransi laktosa sekunder juga bisa terjadi ketika usus anak pernah mengalami pembedahan. Akan tetapi jika gangguan pencernaan sudah bisa diatasi, maka intoleransi laktosa sekunder juga bisa hilang dengan sendirinya.
ADVERTISEMENT
Intoleransi Laktosa Tahap Perkembangan
4 Jenis Intoleransi Laktosa pada Anak (57017)
Ilustrasi bayi lahir prematur. (Foto: Thinkstock)
Berbeda dengan intoleransi primer, intoleransi yang satu ini lebih banyak terjadi pada bayi yang lahir prematur. Bayi yang lahir prematur tidak memiliki cukup enzim laktase yang cukup untuk mencerna gula dalam susu. Tapi tenang saja, Moms, seiring bertambah usia anak, intoleransi laktosa tahap perkembangan bisa hilang dengan sendirinya.
Intoleransi Laktosa Bawaan
Intoleransi laktosa bawaan adalah sebuah kondisi di mana bayi yang baru lahir tidak memiliki enzim laktase sama sekali,sehingga menjadikan mereka jadi sangat sensitif terhadap susu. Biasanya kondisi yang satu in bersifat genetik atau diwariskan oleh sang ibu atau ayahnya yang juga memiliki intoleransi laktosa bawaaan.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white