4 Pesan Penting buat Orang Tua Milenial

Kehadiran internet dan media sosial tentu memudahkan orang tua milenial, dalam melihat referensi seputar pengasuhan anak secara praktis. Bisa itu dengan mengikuti akun milik psikolog, dokter, hingga influencer yang kerap membagikan tips-tips parenting.
Sah-sah saja, Moms, bila Anda terinspirasi oleh gaya pengasuhan seorang influencer tertentu, misalnya. Hanya saja Anda juga mesti mencermati cocok tidaknya dengan nilai keluarga yang dianut.
Selain itu, dampak negatif dari media sosial yang bisa ditimbulkan, bisa jadi Anda merasa kalau gaya pengasuhan Anda tidak lebih baik dengan orang lain.
Menurut psikolog klinis Ratih Ibrahim, M.M., tidak ada orang tua yang sempurna, Moms. Semua orang tua pasti menginginkan yang terbaik untuk anak dan keluarganya dan itu bisa dengan cara yang berbeda-beda. Hal ini pun jadi jawaban kala orang tua milenial merasa tidak lebih baik.
Psikolog yang kini berusia 53 tahun itu juga menuturkan bahwa hingga kini, ia masih terus belajar tentang parenting. Bahkan ia mengaku jika dirinya jauh lebih percaya diri ketika belum memiliki anak.
"Kalau saya bisa mengulang waktu kembali, saya harap saya bisa menjadi lebih baik lagi," ucap Ratih Ibrahim dalam acara diskusi buku dengan tema 'The Parenthood Journey: Be The Best Version For Our Children' yang dihelat di Kinokuniya, Plaza Senayan, Sabtu (30/11).
Mendidik dan membesarkan anak, masih kata Ratih, merupakan 'bisnis' yang serius. Maka dari itu, para orang tua agar dapat menerapkan pola asuh yang baik dan benar untuk anaknya.
"Kita adalah contoh hidup untuk anak-anak kita. Anak boleh menjadi apa saja, tapi 100 persen harus serius," ungkapnya.
Tak hanya Ratih, aktris Artika Sari Devi juga menceritakan tentang pola pengasuhannya. Dalam segala hal yang dilakukan kepada dua putrinya itu, Artika mengaku bahwa kunci pola asuhnya adalah konsisten.
Misalnya saja saat anak pertamanya Sarah Ebiela Ibrahim, ingin menentukan pilihan ekstrakurikuler. Istri dari Ibrahim Imran ini memberikan penjelasan tentang keinginan dan kebutuhan sang anak. Sebagai orang tua, Artika juga hanya dapat mendukung sang anak dengan memfasilitasinya.
"Anak biar bertanggung jawab dengan pilihannya. Boleh coba banyak hal, tapi harus benar-benar komitmen. Ngasih contoh sama konsisten, itu yang paling penting " tutur Puteri Indonesia ke-9 tahun 2004 tersebut.
Lebih lanjut, dalam diskusi buku Amy Chua berjudul 'Battle Hymn of The Tiger Mother' ini, Ratih Ibrahim dan Artika Sari Devi merasa bahwa segala hal yang tercurahkan dalam buku tersebut merupakan hal yang umum terjadi di masyarakat, termasuk dirinya. Ratih juga memberikan empat pesan yang tersirat dalam buku tersebut. Penting untuk diketahui orang tua milenial zaman now nih, Moms! Apa saja?
1. Membesarkan anak tidak ada yang mudah.
2. Pengasuhan anak terdiri dari percobaan dan kesalahan yang konstan. Jadi, semuanya tidak selalu tentang hasil, tapi juga dilihat dari prosesnya.
3. Cinta menjadi kunci keberhasilan dari pola asuh.
4. Menjadi orang tua adalah perjalanan menuju berkah yang paling berharga.
Sekalipun gaya parenting ala Anda dan orang lain bisa berbeda, tetap ingat empat pesan di atas ya, Moms.
