Kumparan Logo

5 Hal Ini Sebabkan Hasil Negatif Palsu pada Test Pack

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Test pack. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Test pack. Foto: Shutterstock

Test pack kerap menjadi alat pilihan pertama untuk mengetahui hamil atau tidaknya seorang wanita. Sebab, kebanyakan dari mereka akan langsung memastikan kondisinya setelah mengalami beberapa tanda kehamilan yang umum.

Munculnya dua garis jelas pada test pack biasanya menunjukkan wanita positif hamil. Sebaliknya, jika hanya ada satu garis maka artinya tidak hamil atau negatif. Tetapi, dalam beberapa kasus, wanita justru mengalami negatif palsu saat mereka benar-benar merasa sedang hamil.

Ahli Obstetri dan Ginekologi, Tanya Tantri, MD, menjelaskan di laman Flo, hal ini memang bisa saja terjadi karena beberapa penyebab seperti berikut ini:

1. Tes terlalu dini

Kadar hormon kehamilan (hCG) tidak akan cukup tinggi untuk dideteksi hingga enam hari setelah pembuahan. Oleh sebab itu, tes kehamilan yang terlalu dini bisa saja memberikan hasil negatif bahkan jika wanita benar-benar hamil.

Jadi, sebaiknya tunggulah sampai hari pertama Anda melewatkan periode menstruasi untuk melakukan tes kehamilan. Pada saat itu, kadar hCG biasanya sudah cukup tinggi untuk bisa terdeteksi.

2. Penggunaan test pack yang salah

Agar hasilnya akurat, Anda perlu mengikuti semua petunjuk penggunaan test pack dengan benar dan teliti untuk menguji urin. Jangan sampai melewatkan satu langkah pun termasuk berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menunggu hasil test. Jika merasa benar-benar hamil namun hasil beberapa kali tes justru negatif, sebaiknya segera kunjungi dokter kandungan untuk diperiksa lebih lanjut.

Ilustrasi siklus menstruasi. Foto: Shutter Stock

3. Salah menghitung siklus menstruasi

Sebelum melakukan tes kehamilan, wanita perlu yakin tentang kapan hari pertama terakhir menstruasi yang dialaminya. Apalagi, banyak wanita mengalami menstruasi tidak teratur, tidak melacaknya, dan bahkan juga mungkin salah perkiraan hari.

Penting untuk menghitung siklus menstruasi dengan benar agar mendapatkan hasil yang akurat. Sebab, banyak wanita yang justru melakukan tes kehamilan sebelum memasuki periode menstruasi selanjutnya, padahal kadar hCG sangat rendah untuk terdeteksi.

4. hCG terlalu encer

Tingkat hCG yang terlalu encer karena tubuh sangat terhidrasi juga bisa menyebabkan hasil negatif palsu. Urin yang encer akan membuat hCG tersebar sehingga sulit terdeteksi. Bila Anda berencana untuk melakukan tes kehamilan, sebaiknya jangan minum terlalu banyak dulu. Dan waktu terbaik untuk melakukannya adalah di pagi hari saat urin masih terkonsentrasi.

5. Terlalu banyak hCG di dalam urin

Perlu dipahami, kadar hCG yang terlalu rendah maupun tinggi sama-sama bisa memberikan hasil negatif palsu. Jika kadar hCG terlalu banyak di dalam urin, tapi terlambat untuk melakukan tes, alat tidak dapat mengikat molekul mana pun sehingga hasilnya negatif. Meski kasus ini sangat jarang, tapi ini bisa benar-benar terjadi, Moms.

kumparan post embed