5 Penyebab Bayi Tidak Mau Makan
ยทwaktu baca 2 menit

Melihat bayi yang sudah makan MPASI dengan lahap tentu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi orang tua. Sayangnya, hal ini mungkin tidak terjadi setiap hari, Moms. Ada beberapa waktu ketika bayi justru enggan untuk makan.
Salah satu alasan bayi menolak makan adalah menu MPASI yang monoton, sehingga membuat si kecil bosan. Inilah mengapa ibu perlu menyiapkan menu MPASI yang bervariasi untuk membantu meningkatkan nafsu makan bayi.
Namun, menurut dokter anak, dr. Aarti Motiani MD, ada beberapa hal lain yang menyebabkan bayi tidak mau makan seperti dikutip dari Mom Junction berikut ini:
Belum siap
Sebagian besar bayi mulai makan makanan padat antara usia enam bulan. Namun, mungkin ada saat-saat ketika bayi yang sudah menginjak usia tersebut, tapi belum siap mengonsumsi makanan padat dan menolak secara naluriah.
Ini biasanya terjadi di antara bayi yang baru saja mulai mengenal makanan. Tak perlu khawatir, Moms. Hal itu normal terjadi dan Anda hanya perlu mengenalkan makanan secara perlahan pada si kecil.
Tumbuh gigi
Masa tumbuh gigi membuat beberapa bayi kehilangan nafsu makannya. Rasa sakit pada gusi yang lunak dan bengkak biasanya menjadi alasan utamanya. Sebab, rasa sakit ini mungkin menjadi lebih parah ketika bayi berusaha untuk mengunyah makanannya.
Perut bayi penuh
Ukuran lambung bayi tidak sama dengan orang dewasa, sehingga ketika makan pun porsinya perlu disesuaikan. Jadi, jika bayi sering mengonsumsi air putih dan cairan lain, seperti jus buah, atau sup, mereka mungkin menolak makanan utama karena perutnya sudah terlebih dahulu terisi penuh. Ini biasanya menjadi masalah pada bayi yang lebih besar dan sudah mendapatkan makanan padat selama beberapa bulan.
Gangguan pada waktu makan
Bayi memiliki rentang perhatian yang pendek sehingga membuatnya mudah teralihkan. Untuk menjaga waktu makan yang tenang, sebaiknya jauhkan paparan layar dan mainan saat si kecil makan. Sebab, hal tersebut dapat menyebabkan bayi tidak tertarik lagi pada makanan, atau justru makan lebih cepat dan berlebihan.
Percepatan pertumbuhan
Bayi memiliki periode percepatan pertumbuhan di mana nafsu makannya akan meningkat. Tetapi, nafsu makan juga bisa menurun drastis setelah periode itu berakhir. Dalam kasus ini, bayi mungkin tiba-tiba mulai menolak untuk makan dan lebih memilih aktivitas lain, namun cenderung lesu.
