5 Penyebab dan Cara Atasi Bayi yang Terbangun dan Menangis di Malam Hari

Pernahkah Anda sudah menidurkan bayi, namun beberapa jam berselang ia terbangun dan menangis?
Anda tak sendiri, Moms, perlu diingat bahwa hal itu adalah cara bayi dalam mengungkap yang ia inginkan atau rasakan.
Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan ia terbangun dan menangis di malam hari. Berikut kumparanMOM merangkumnya untuk Anda:
1. Lapar
Medical News Today melansir, bayi yang terbangun dan menangis di malam hari bisa disebabkan oleh rasa lapar. Biasanya, bayi yang tengah lapar akan menangis sambil memasukkan tangan ke dalam mulut atau gerakan mengisap bibir.
Jika Anda melihat si kecil dalam keadaan tersebut, segeralah berikan anak Anda ASI, Moms. Jangan lupa catat kebiasaan waktu menyusu si kecil, agar Anda bisa pasang alarm untuk menyusui si kecil, sebelum ia kelaparan.
2. Popoknya Basah
Popok basah adalah penyebab paling sering membuat bayi merasa tidak nyaman, dan tak heran itu membuatnya menangis.
Cobalah lebih sering mengecek popoknya, jangan tunggu penuh dulu baru diganti, Moms.
3. Belum Bersendawa
Salah satu penyebab bayi rewel di malam hari adalah belum bersendawa. Dilansir dari laman The Bump, bila bayi menangis di malam hari, tidak salahnya untuk menepuk-nepuk punggungnya hingga bersendawa.
Dengan menepuk-nepuk punggungnya, akan membuat si kecil tenang dalam dekapan Anda, Moms.
4. Kesepian
Bayi pun dapat merasa kesepian. Kadang-kadang dia rewel hanya karena ingin mendengar suara atau merasakan pelukan Anda. Oleh karena itu, Anda bisa menggendong dan memeluknya, atau mengusap-usap punggungnya ketika dia masih berbaring di tempat tidurnya.
5.Kolik
Dilansir dari laman Parents, jika bayi Anda menangis dengan durasi yang panjang di malam hari, bisa jadi itu adalah tangisan kolik. Kondisi ini bisa terjadi saat bayi berusia sekitar 3 minggu dan makin sering saat usianya menginjak 4 dan 6 minggu.
Ya Moms, intensitas tangisan kolik dapat berkurang setelah bayi berusia 6 minggu, dan benar-benar hilang saat dia mencapai usia 12 minggu.
Untuk mengatasi kolik pada bayi, coba gendong bayi Anda hingga ia merasa tenang, atau baringkan si kecil sambil usap punggungnya secara lembut. Hal ini bisa membuat si kecil merasa nyaman.
