5 Penyebab Durasi Persalinan Jadi Lebih Lama
ยทwaktu baca 3 menit

Pengalaman proses persalinan setiap wanita bisa berbeda-beda. Ada yang durasi persalinannya berlangsung lebih cepat, tetapi ada juga yang memerlukan waktu berjam-jam.
Mengutip WebMD, rata-rata waktu persalinan wanita untuk yang baru pertama kali melahirkan, yaitu sekitar 12-18 jam. Sementara bila sudah melahirkan sebelumnya, biasanya durasi persalinan bisa lebih cepat, tetapi tak menutup kemungkinan durasi persalinan bisa lebih lama dari sebelumnya.
Mengutip laman resmi American Pregnancy Association, durasi persalinan jadi lebih lama bisa disebabkan oleh beberapa faktor, seperti penipisan serviks yang lambat, ukuran bayi terlalu besar, dan hamil bayi kembar.
Tak hanya itu, persalinan lama juga bisa disebabkan oleh beberapa kondisi fisik ibu hamil. Apa saja, ya?
Alasan Proses Persalinan Jadi Lebih Lama
1. Dehidrasi
Ibu hamil termasuk dalam golongan yang rentan mengalami dehidrasi. Ya, hal ini terjadi karena meningkatnya kebutuhan cairan selama hamil. Salah satu komplikasi kehamilan yang bisa terjadi bila ibu hamil mengalami dehidrasi adalah proses persalinan menjadi lebih lama. Dikutip dari Parents, selain untuk menghidrasi tubuh ibu hamil, cairan-cairan tersebut bisa menjadi tambahan stamina ataupun energi saat melahirkan.
2. Kekurangan energi
Menjelang persalinan, ibu hamil membutuhkan lebih banyak asupan energi dari makanan dan minuman. Ya Moms, hal ini disebabkan karena proses persalinan akan menguras banyak tenaga. Bila tidak mendapatkan energi atau nutrisi yang cukup, tubuh ibu hamil akan terasa lemas, dan dapat menghambat proses persalinan.
Hanya saja, mengutip Baby Gaga, ibu hamil tidak disarankan untuk makan dengan porsi besar saat menjelang persalinan. Cukup makan makanan ringan atau dengan jumlah sedikit namun mengandung tinggi karbohidrat dan protein.
3. Jarang berjalan kaki
Salah satu penyebab durasi persalinan jadi lebih lama adalah karena ibu hamil kurang bergerak menjelang hari persalinan, salah satunya jarang jalan kaki. Sebab, menurut American Pregnancy Association, ibu hamil yang sering melakukan jalan kaki sebelum masa persalinan akan memiliki durasi persalinan yang lebih singkat.
Hal itu terjadi karena gerakan ini dapat membantu panggul bergerak lebih bebas dan membuat bayi turun perlahan ke panggul. Tak hanya itu, rajin jalan kaki dapat mengurangi rasa nyeri saat kontraksi, Moms.
4. Jarang latihan pernapasan
Latihan teknik pernapasan selama kehamilan ternyata penting dilakukan secara rutin. Sebab, hal ini akan mempengaruhi rasa cemas menjelang melahirkan, ataupun durasi persalinan saat melahirkan. Selain itu, jarang melakukan relaksasi selama kehamilan juga dapat membuat durasi persalinan jadi lebih lama, Moms.
5. Tidak berolahraga selama kehamilan
Menurut American Pregnancy Association, selain untuk menjaga kenaikan berat badan, olahraga selama kehamilan juga bermanfaat untuk mempersingkat waktu persalinan. Tak hanya itu, kakunya otot-otot yang digunakan selama persalinan akan membuat kontraksi menjadi lebih nyeri. Salah satu olahraga yang disarankan untuk ibu hamil di trimester ketiga adalah senam kegel.
