5 Tips Menanamkan Sifat Berbagi pada Anak

Seringkali orang tua memberi nasihat pada anak-anaknya, terkait berbagi. Contohnya agar kakak rela berbagi makanan yang baru didapat dari sekolah dengan adik, juga berbagi mainan saat si sulung dan bungsu tengah bermain.
Mengenalkan anak konsep berbagi memang suatu perbuatan terpuji, serta menyehatkan jiwa. Saat berbagi, berarti kita tengah berbuat dan menularkan kebaikan. Itu artinya kita sedang memberi kebahagian kepada orang lain dan kita pun ikut merasa bahagia.
Ketika bencana terjadi di beberapa tempat, seperti longsor, gempa, dan Tsunami, itu memang bisa dijadikan landasan untuk berbagi kepada korban, demi mengurangi beban mereka. Tapi, belajar memberi juga bisa dimulai dari hal sederhana, Moms. Ya, tak perlu menunggu kejadian besar dulu dan tak melulu tentang uang. Berikut adalah 5 cara menanamkan jiwa memberi ke anak:
1. Donasikan pakaian, buku, atau mainan

Ajak anak mengecek baju-bajunya yang sudah tak terpakai, kemudian ajak ia menyumbangkannya bagi orang-orang yang membutuhkan. Pastikan yang masih layak untuk dipakai kembali.
Tak hanya baju, Anda juga bisa mengajaknya mendonasikan buku-buku, mainan, atau bahkan selimut, dan makanan. Beri pengertian ke dia bahwa baju yang ia sumbangkan bisa berguna dan bermanfaat bagi orang lain.
2. Menolong tetangga dan teman

Anda bisa mencontohkannya dari hal-hal yang kerap ditemui sehari-hari. Seperti membantu tetangga yang sudah tua menyebrang jalan, atau memberikan tempat duduk saat di kendaraan umum bagi orang yang lebih membutuhkan.
Jangan lupa, sampaikan pada anak untuk menolong teman yang jatuh saat bermain serta tidak membully teman di sekolah, melainkan mengajak bermain bersama-sama.
3. Berbagi di acara ulang tahun
Saat anak ulang tahun, Anda bisa mengajaknya menciptakan kegiatan berbagi di hari spesialnya ini, Moms. Misalnya, ajak ia merayakan ulang tahun dengan cara membagi-bagi nasi bungkus secara acak kepada orang yang membutuhkan yang ditemui di sepanjang jalan, misalnya.
4. Memberi makan hewan

Selain ke sesama manusia, Anda bisa mengajarinya berbagi ke binatang. Misalnya, ajak ia membeli makanan kucing, dan ajak ia keliling taman untuk memberi makan kucing-kucing yang ada di jalan. Dengan mengajaknya melakukan hal ini, Anda juga sekaligus mengajaknya untuk menyayangi binatang, Moms.
5. Ajak menjadi relawan
Berbagi dan beramal tak harus selalu berupa barang, Anda bisa mengajarinya beramal dengan tenaga lewat energi diri kita sendiri. Contohnya, saat ada agenda kerja bakti di lingkungan rumah, maka ajak si kecil ikut serta.
Berbagi dan beramal memang bisa dilakukan dengan berbagai cara dan kapan saja, Moms. Yang terpenting ialah mencontohkannya ke anak. Jangan hanya meminta anak melakukan segala kegiatan itu, tapi juga mendampingi dan memberikan contoh nyata.
Penulis: Nanda Saputri
