Kumparan Logo

6 Kelakukan Bayi Baru Lahir yang Membuat Orang Tua Terkesan

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi ibu dan bayi baru lahir. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ibu dan bayi baru lahir. Foto: Shutter Stock

Sebagian orang tua baru mungkin menganggap bayi baru lahir sebagai manusia kecil yang hanya bisa menangis dan menyusu. Padahal, jika Anda memperhatikan bayi baru lahir dari hari ke hari, si kecil akan terus menunjukkan perkembangan yang menakjubkan. Bahkan, beberapa di antaranya akan membuat Anda terkesan.

Mengutip Family Education, berikut ini enam kelakukan bayi baru lahir yang akan membuat orang tua terkesan.

Kelakuan Bayi Baru Lahir yang Membuat Orang Tua Terkesan

Ilustrasi Ibu menyusui bayi baru lahir. Foto: Shutter Stock

1. Merayapi Payudara

Setelah melahirkan, ibu biasanya didorong untuk melakukan kontak kulit ke kulit dengan bayi dengan melakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD). Tanpa diarahkan, bayi baru lahir bisa langsung merayap dari perut ibu dan menuju ke payudara. Tak hanya menemukan payudara, bayi juga akan secara naluriah menyesuaikan posisi yang nyaman saat ia sedang menyusu.

2. Mendongakkan Kepala

Saat merayapi payudara, salah satu bagian tubuh bayi yang bergerak adalah kepala. Hari demi hari, gerakan kepala bayi akan berkembang pesat. Misalnya saja, saat tummy time atau berbaring dengan posisi perut di bawah, bayi akan mampu mendongakkan kepalanya. Kemampuan itu biasanya akan dilakukan bayi saat berusia dua minggu.

3. Tersenyum

Ilustrasi bayi tersenyum. Foto: Shutterstock

Senyum pertama bayi biasanya muncul pada usia 6 – 8 minggu. Namun, senyum tersebut sebenarnya hanya gerak refleks, Moms. Tubuh bayi akan tersentak saat otot-ototnya belajar beradaptasi dengan dunia luar. Salah satu otot yang terlibat adalah otot wajah. Bayi baru bisa tersenyum dengan sengaja saat ia berusia 8 minggu.

4. Mengenali Orang Tua dengan Penciuman

Bayi baru lahir dapat mengenali orang tuanya melalui indera penciumannya. Pasalnya, indera tersebut sudah berkembang sejak usia 6 bulan kehamilan. Itulah sebabnya saat berada di dekat baju dengan aroma ibu atau ayahnya, bayi cenderung tenang dan tidak mudah rewel.

Beberapa bayi juga memiliki penciuman yang tajam, sehingga ia tetap bisa mengetahui keberadaan orang tua di dekatnya meskipun ada banyak orang lain di sekitarnya.

5. Menangis Tanpa Air Mata

Ilustrasi bayi baru lahir menangis Foto: Shutter Stock

Bayi baru lahir umumnya sering menangis. Namun, pernahkan Anda memperhatikan bahwa ia menangis tanpa mengeluarkan air mata. Ya Moms, hal itu terjadi karena saluran air mata bayi baru lahir belum berkembang dengan baik. Si kecil baru akan memproduksi air mata pertamanya saat memasuki usia 3 bulan.

6. Sensitif pada Perasaan Orang di Sekitarnya

Karena baru mengalami segalanya untuk pertama kali, bayi baru lahir cenderung lebih sensitif pada energi di sekitarnya. Bahkan, beberapa bayi juga dapat merasakan perasaan orang di dekatnya, seperti marah, cemas, dan tegang. Untuk itu, orang tua disarankan untuk mengasuh bayi dalam kondisi dan lingkungan yang tenang. Hal itu dapat berpengaruh pada sistem sensorik si kecil.

kumparan post embed