Kumparan Logo

6 Perbedaan Gigi Susu dan Gigi Permanen

kumparanMOMverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi gigi susu anak. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi gigi susu anak. Foto: Shutterstock

Tiap anak akan melewati periode di mana gigi susunya tanggal satu per satu lalu diganti dengan gigi permanen yang lebih kokoh. Proses pergantian gigi anak ini kadang bisa jadi penuh drama, Moms. Sebab, sebagian anak mungkin saja takut pergi ke dokter gigi untuk dicabut giginya.

Nah, dalam proses itu mungkin Anda perlu menjelaskan perbedaan gigi susu dan gigi permanen pada anak. Jelaskan gigi permanen akan membantunya makan hingga ia tua nanti, jadi harus diberi tempat untuk tumbuh. Dengan begitu anak bersedia merasa sedikit sakit saat gigi susunya ditanggalkan.

Berikut perbedaan gigi susu dan gigi permanen yang dirangkum kumparanMOM:

1. Berbeda Jumlah

Ilustrasi dokter gigi anak. Foto: Shutterstock

Total jumlah gigi susu hanya 20 buah, yang akan lengkap sekitar usia 2,5 tahun. Sedangkan jumlah total gigi permanen adalah 32 buah. Oleh karena itu gigi permanen berjarak lebih rapat daripada gigi susu karena jauh lebih banyak.

Anda bisa menjelaskan pada si kecil, jumlah gigi permanen yang banyak ini akan membantunya mengunyah makanan lebih baik.

2. Berbeda Kekokohan

Mengutip laman Health Line, gigi permanen mempunyai enamel yang lebih tebal dibandingkan gigi susu. Enamel adalah permukaan terluar pada gigi anak yang keras dan berguna untuk melindungi gigi dari kerusakan.

Karena memiliki enamel yang tipis, gigi susu lebih mudah karies dan menyebar daripada pada gigi permanen. Tak heran jika Anda sering melihat anak usia prasekolah punya gigi depan yang berwarna coklat bahkan kehitaman.

3. Berbeda Warna

Ilustrasi anak sikat gigi Foto: Shutter Stock

Gigi susu tampak berwarna lebih putih dibandingkan gigi permanen. Hal ini berkaitan dengan enamel gigi susu yang lebih tipis.

4. Berbeda Ukuran

Gigi susu tentu lebih kecil dibandingkan gigi permanen yang didesain untuk digunakan seumur hidup. Ukuran gigi susu juga menyesuaikan pada rahang anak yang kecil.

5. Berbeda Bentuk

Ilustrasi ibu menyikat gigi anak Foto: Shutter Stock

Begitu gigi seri permanen anak sudah tumbuh, Anda pasti mendapati gigi anak sedikit bergerigi. Hal itu disebut mamelon yang akan perlahan menghilang seiring berjalannya waktu. Sementara gigi susu tidak memiliki mamelon meski baru tumbuh.

6. Berbeda Akar

Gigi susu memiliki akar yang lebih pendek dan tipis dibandingkan gigi permanen. Tujuannya agar gigi permanen dapat berkembang di bawah gigi susu. Akar yang lebih pendek juga membantu gigi susu lebih mudah tanggal.

embed from external kumparan